Selamat datang, Login   Daftar Anggota Panduan   Tentang Kami   Standar Penulisan
                    
  BERANDA   HARGA KOMODITI   JARINGAN SUPPLIER   TATA TERTIB     
  Kontak admin: agromaretweb[at]gmail[dot]com    
beranda harga komoditi jaringan supplier saung agromaret
Subyek: [MENGAPA HARUS MENGGUNAKAN ASAM SEMUT DALAM PEMBEKUAN (KOAGULASI) GETAH KARET ?]  
 PT. PUTRA ABADI BERSAMA
Saat ini industri karet alam di dunia telah mengalami penigkatan, hal tersebut dikarenakan peraturan di negar-negara Eropa dan Amerika telah memberlakukan penggunaan bahan karet alam sebagai bahan baku industri berbahan karet.

Kualitas karet alam sangat ditentukan oleh hasil pemrosesan, mulai dari koagulasi (penggumpalan) karet menjadi bahan baku karet. Apabila pada proses ini getah karet tidak dikoagulasi dengan bahan yang tepat, maka akan sangat mempengaruhi kualitas bahan karet itu sendiri. Untuk pemrosesan koagulasi dapat digunakan beberapa cairan koagulasi, seperti air aki ataupun bahan-bahan lainnya seperti ASAM SEMUT. Namun dari kesemua bahan tersebut yang memiliki tingkat koagulasi terbaik adalah ASAM SEMUT atau istilah kimianya adalah ASAM FORMIAT (FORMIC ACID).

Disamping tingkat koagulasi yang sempurna, hasil dari penggumpalannya memiliki tingkat kekenyalan yang baik sekali. Sehingga bahan baku karet yang menggunakan cairan ini akan dapat diaplikasikan ke berbagai macam hasil olahan industri berbahan baku karet. Pihak Federasi keamanan penerbangan mensyaratkan penggunaan ban yang berbahan baku karet alam, bahkan Federasi Otomotif Interansional (FIA) mewajibkan penggunaan ban dari karet alam sebagai standar dalam balap formula 1.

Seharusnya hal tersebut menjadi peluang yang sangat baik bagi Indonesia selaku salah satu pengekspor karet alam terbesar dunia. Namun pada kenyataannya, kualitas bahan karet alam kita masih kurang baik dibanding negara-negar lain. Untuk itu Pemerintah melalui Departemen Perdagangan menghimbau kepada pelaku industri karet alam agar menggunakan bahan yang memang dapat menghasilkan mutu terbaik. Satu-satunya bahan koagulasi getah karet yang terbaik adalah ASAM SEMUT.

Asam formiat(formiat) atau juga kadang disebut asam semut/asam metanoat mempunyai rumus kimia HCOOH dan merupakan asam terkuat dari seri homolog gugus karboksilat yang mengalami beberapa reaksi kimia (dekomposisi, reaksi adisi, siklisasi, asilasi) - (anonim, 1995).

Sayang sekali para petani getah karet masih belum diberi pengetahuan untuk penggunaan asam semut ini sebagai bahan penggumpalnya, sehingga mutu dari getah karetnya kurang maksimal. Meskipun secara teknis dengan menggunakan bahan koagulan lain dapat menghasilkan bahan karet akan tetapi aplikasi penggunaan bahan tersebut di industri berbahan karet alam tidak dapat diaplikasikan sepenuhnya.

Untuk itu perlu diberikan sosialisasi kepada para petani mengenai penggunaan ASAM SEMUT ini secara menyeluruh, sehingga mutu bahan karet alam akan menjadi maksimal dan lebih penting lagi adalah harga jual karet alam yang menggunakan ASAM SEMUT akan lebih mahal bila dibandingkan menggunakan bahan lainnya.

7 Sep 2010 - 10:47:17
SYAFRIZAL NOOR 
salam sejahtera
kami pernah mencoba pembekuan karet dengan asap cair yang kami peroduksi sendiri dari hasil pembakaran arang tempurung kelapa yang kami destilasi kan , hasilnya baik , pembekuanya cepat k3 nya bahkan bisa mencapai 64 . ramah lingkungan dan tidak berbahaya jika terkena tangan , tetapi harga jual kami di hargai oleh pabrik sama dengan karet yang pembekuanya dengan pupuk , bagaimana ya pak
19 Sep 2010 - 20:54:11  
PT. PUTRA ABADI BERSAMA 
Berdasarkan pengalaman kami, memang penggunaan asap cair dapat digunakan sebagai pembeku (koagulan) getah karet namun hasil dari pembekuan dengan menggunakan asap cair mutu dan kualitasnya kurang begitu baik untuk diaplikasikan pada semua industri yang berbahan baku karet. Oleh karena itu Menteri Perdagangan telah memutuskan ASAM SEMUT (ASAM FORMIAT) sebagai pembeku getah karet yang memiliki standar internasional.

Negara-negara lain pun telah menggunakan Asam Semut ini sebagai mutu standar karet alam mereka. Hasil penjualannya pun akan lebih bagus hargannya. Apabila Bapak berminat dapat menghubungi kami lewat alamat kami di sini :

PT. Putra Abadi Bersama
info@putraabadibersama.com
HP : 08128535035
24 Sep 2010 - 18:00:02  
HARIS 
Aslm.
salam kenal...
bagaimana melakukan pengolahan menggunakan asam semut pada getah karet yang bapak maksudkan?

dimana saya bisa memperoleh asam semut tersebut?
berapa harganya?

apa dampak bagi pekerja terhadap penggunaan asamsemut tersebut?


Mohon petunjuk dan bimbingan



Haris

081373630845
hariste@rocketmail.com
29 Sep 2010 - 15:02:08  
SUTARMIN 
sharing Mohon petunjuk dan bimbingan

ada beberapa masalah yang saya sampaikan terkait dengan karet :
1. Petani di wilayah Aceh tamiang jarang sekali menggunakan asam formiat untuk menggumpalkan karet. salahnya adalah kalau kena ke tangan perih dan ada resiko kalau membuat getah lump mangkok dengam menggumpalkan dengan asam formiat kalau kena ke pohon akan menyebabkan mati kulit (kering alur sadap)
2. Harga sintas terlalu mahal Rp20 ribu perbotol. mereka lebih murah menggunakan air aki, pace, gadung atau bahkan cairan pupuk Tsp.
3. beberapa petani sekarang ada yang mencoba menggunakan asap cair karena dianggap ramah lingkungan dan aman penggunaannya bagi pohon ataupun bagi petaninya.
4 Masalah harga jual sekarang yang agak sulit. Agen getah di aceh tamiang tidak banyak memberikan perbedaan harga antara getah yang menggunakan penggumpal air aki, asap cair atau sintas. yang penting bagi mereka kalau getah keras mereka hargai mahal dan kalau lembek lebih murah.
21 Oct 2010 - 16:24:52  
HAFFIZH 
kami bisa bantu jika bapak ingin menjual lansung ke pabrik
1 Feb 2014 - 23:48:33  
SAPUTRA 
bapak haris saya mau bertanya

yang dimaksud bpak pengalaman bagai mana dalam penggunaan asap cair ?

kemudian apakah sudah ada penelitian lebih lanjut dalam penggunaan asap cair untuk koagulasi ?

pengunaan dosis berapa bpak menggunakan asap cairnya dalm koagulasi pak dan pH berapa asap cairnya ?
16 Sep 2014 - 13:48:46  
BALAS KOMENTAR
(Silahkan login untuk memberikan komentar)
 
Copyright@2011 agromaret.com