Selamat datang, Login   Daftar Anggota Panduan   Tentang Kami   Standar Penulisan
                    
  BERANDA   HARGA KOMODITI   JARINGAN SUPPLIER   TATA TERTIB     
  Kontak admin: agromaretweb[at]gmail[dot]com    
beranda harga komoditi jaringan supplier saung agromaret
Subyek: [cara budidaya lele dan gurami nutrisi biodycon]  
 AMOEBA
AMOEBA AGRO TUBAN
Jl.Diponogoro Latsari II no 16 Tuban (0356 7040405)
Hp: 082131376691- 085730009473
BUDIDAYA IKAN GURAMI Nutrisi Biodycon
Budidaya ikan gurami biasa dibuat 2 atau 3 tahap sbb:
1. Tahap pembesaran 1
Dari telur baru menetas sampai ukuran sebesar kuku ibu jari orang dewasa,lama pemeliharaan biasanya 30 hari,pada tahap ini pola budidaya sebagain berikut:
Persiapan kolam beton: isi air kolam minimal 50 cm , 1tutup CF /m3 air kolam ,beri pupuk kompos dari kotoran ayam/puyuh 5 kg masukan ke dalam karung bekas terigu,masukan ke dalam kolam diamkan minimal 7 hari agar kutu air (daphnia) tumbuh subur untuk makanan kecil ,masukan ikan yang baru umur 3 hari yang baru menetas,usahakan kolam dinaungi agar kolam sedikit teduh,berikan 1 tutup CF sebanyak 1 tutup /m3 setiap minggu ,sampai ikan siap panen ukuran silet atau 3 jari tangan orang dewasa .
2. Tahap pembesaran 2
Dari ukuran nyilet sampai ukuran bungkus rokok atau sebesar tangan orang dewasa , persiapan kolam tanah/beton biasakan pH tanah dan beton diukur ,lalu berikan kapur bila ph kurang dari ph kurang dari ph 6 ,lalau tabor pupuk kompos campuran CF sebanyak 1 kg 10 m2,lalu isi air sampai penuh minimal 70 cm.dan berikan 1 tutup CF / m3 dlm air,diamkan 1 minggu lalau bibit ikan siap di tebar,lakukan pemberian pakan pellet 2 kali 3% dari biomasa ikan,lalu pemberian pakan hijauan seperti daun cente selalu diberikan sebagai makanan tambahan ,aplikasi Biodycon CF sebanyak 1 tutup cf/m3 setiap 1 minggu sekali sampai panen seukuran bungkus rokok
3. Tahap pembesaran 3
Adalah pembesaran sampai ukuran konsumsi biasanya tergantung konsumen dari ukuran 500 gr s/d ukuran 1 kg .
Pola budidaya pada persiapan kolam seperti pada pola terhadap tahap 2,pemberian pakan juga sama ,penganttian air bila menyusut akibat penguapan atau kolam bocor ,setiap habis hujan berikan 10 ppm agar Ph air stabil,dan ikan terhindar dari hama penyakit . pemberian CF 1 tutup /m3 setiap 1 minggu sekali , ditambah BIodycon Df 20 ml + 100 ml air kolam + 1 kg pakan pellet = diaduk rata ,lalu di berikan setiap kali pemberian pakan,pola ini akan membantubproses metabolisme ikan,sehingga pakan terserap optimal,pertumbuhan ikan cepat limbah tidak mencemari kolam,sehingga lingkugan peraiaran kolam sehat. Efesian pakan bias 10 %,waktu panen bias lebih cepat 10%, kualitas daging ikan lebih padat dan bau lumpur tidak ada,rasanyaq enak gurih serta tahan simpan.
















AMOEBA AGRO TUBAN
Jl.Diponogoro Latsari II no 16 Tuban (0356 7040405)
Hp: 082131376691- 085730009473

BUDIDAYA IKAN LELE Biodycon
Persiapan lahan dan medianya :

1. Persiapan media
Keringkan kolam,bila dasar tanah ukur ph usahakan Ph 6 apabila kurang taburkan kapur sesuai dosis anjuran,lalu isi air minimal 70 cm ,lalu tebar secara merata cf dengan dosis 10 ml/m3 diamkan minimal 1 minggu ,maka bibit ikan sudah dapat di tebar ,lakukan pengulangan aplikasi CF setiap 1 minggu sekali di beri 10 ml/m3.tiap 2 minggu ikan lele harus di sortir untuk keseragaman ukuran agar terhindar dari kanibalisme. Apabila habis hujan lebat,biasanya air dasar hangat,air permukan dingin dan ph nya rendah,penebaran kapur sangat membantu dan pemberian CF
* siapkan tempat yang tidak tercemar ,jika pada terpal baru harus di rendam 3 hari terpalnya dan jika beton harus di keringkan dari ikan yang sebelumnya.
Siapkan media kapur/kompos untuk dasaran yang sudah di campur dng CF minimal 3 hari lebih baiknya 1 minggu ,dan isi air kolam minimal 70 cm yg sudah di beri CF setiap 10ml/m3

dalam beternak lele, dibutuhkan:
1. kualitas air yang bagus, karena anakan lele yang dipelihara
kebanyakan sakit karena kondisi lingkungan (air) yang jelek. KOndisi
air yang jelek sangat mendorong tumbuhnya berbagai bibit penyakit,
baik berupa jamur, protozoa, bakteri, dll. Untuk menilai air dinilai
berkualitas baik biasanya air harus bersih, berwarna hijau cerah,
kecerahan transparansi sedang (30-40cm), bebas senyawa beracun dan
mempunyai suhu optimal.
2. bibit yang baik, diperlukan adanya tahapan seleksi bibit pada
setiap interval waktu tertentu, yaitu memisahkan bibit ikan menjadi
beberapa golongan berdasarkan ukurannya. Pada dasarnya seleksi bibit
perlu dilakukan agar tercapai tingkat keseragaman ukuran (sesuai umur
ikan) sekaligus untuk mendapatkan bibit yang berkualitas, sehat, tidak
cacat dan memiliki laju pertumbuhan yang baik. Alasan rasional lainnya
adalah bahwa lele tergolong ikan yang bersifat kanibal sehingga jika
tidak segera diseleksi dan dipisahkan ruang pemeliharaannya maka lele
yang tumbuh lebih cepat (lebih besar) cenderung akan memangsa
lele-lele lainnya yang berukuran lebih kecil. Disamping itu di
sarankan untuk mendapatkan lele dari satu indukan.
3. pakan yang cukup, jangan sampai terlambat memberi makan, karena
kalo telat makan, lele yang besar akan memakan lele yang ukurannya
lebih kecil.
4. untuk menunjang diberikan probiotik untuk memelihara semuanya tetap
berjalan baik. Banyak probiotik ditawarkan, saya menawarkan probiotik
biodycon CF. karena sudah banyak yang membuktikan
Biodycon CF banyak manfaatnya. Untuk meningkatkan pertumbuhan,
meningkatkan nafsu makan ikan, penyerapan pakan maksimal, nutrisi
banyak terserap sehingga kotoran lebih sedikit dan tidak berbau,
meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi mortalitas ikan, menjaga
ikan dari penyakit dan stres. Untuk implementasinya di campur dengan
pakan dengan dosis: 10ml/kg pakan diberikan seetiap memberi pakan
ikan. Manfaat lain adalah untuk memperbaiki kualitas air kolam,

Apa saja yang di perlukan untuk membuat kolam terpal Tanpa Galian

1. Lahan, usahakan lahan yang sedikit rindang, tapi jangan langsung di bawah pohon.
2. Terpal, berukuran ukuran 4x5. yang pake adalah terpal jenis A3, lebih tebal. Tapi
juga pernah ngeliat beberapa kolam sejenis dengan terpal yang lebih tipis. Jadi, jangan pikir itu pun bisa di pakai untuk menghemat biaya.
3. Bambu, diperlukan bambu yang dibelah besar. dengan ukuran 2,2 meter sebanyak kurang lebih 10 belahan, dan ukuran 3,2 meter sebanyak kurang lebih 10 belahan.
4. Tiang patok, diperlukan kayu yang nantinya bakal tumbuh agar bisa bertahan lama, seperti tanaman Hanjuang or apa sajalah yang kuat . Jangan menggunakan bambu karena masa pakainya terbatas.
5. Paku, digunakan untuk memaku belahan bambu ke patoknya.
6. Kawat, digunakan untuk mengikat terpal ke patok/bambu.


Cara pembuatan :
Setelah semua bahan tersedia, terlebih dulu ratakan tanah yang akan di pakai untuk mendirikan kolam terpal, jangan sampai ada benda tajam di atasnya. Lalu dirikanlah patok di empat sudut berbeda dengan ukuran panjang 3 meter dan lebar 2 meter. Kemudian pasang belahan bambu 2,2 m untuk lebarnya dengan menggunakan paku, dan belahan bambu 3,2 m untuk panjangnya. pasang agak merapat agar rangka kolam kuat, setelah semua terpasang, maka terpal dapat dipasang membentuk segi empat di dalam rangka tersebut. Ujung terpal di ikat kuat2 dengan kawat ke patok. Karena nantinya terpal akan diisi air, maka pastikan rangka kolam terpasang dengan kuat.

























B



D
i area kolam terpal dari berbagai ukuran mulai dari ukuran kecil 3m x 4m hingga 8m x 10m. Sebagian besar kolam-kolam terpal berukuran standar yakni 4m x 6m dan 4m x 8m digunakan untuk budidaya pembesaran ikan lele dan ikan gurame sedangkan kolam-kolam lain yang lebih kecil digunakan sebagai tempat pemeliharaan ikan nila.

Dengan kedalaman kolam tidak kurang dari 1 meter dan genangan air selalu dijaga agar tidak kurang dari 80 cm maka setiap kolam terpal akan mampu menampung bibit lele sebanyak 4500 hingga 5000an ekor. Bibit lele yang ditebar umumnya berukuran 4/6 atau 5/7 dengan tingkat kepadatan tebar berkisar antara 150 - 200 ekor/ m2 (tingkat kepadatan sedang).


Melalui penerapan budidaya intensif khususnya di media kolam terpal maka ikan lele ukuran konsumsi 10 - 12 ekor/ kg) akan dapat dipanen dalam tempo yang cukup singkat yakni 55 - 60 hari.
24 Feb 2011 - 11:45:51
JIMMY 
Pal yasin trimakasih atas tips'nya bpk!! Sgt membantu sekali. Sy pgn tanya pak, klo U kolam terpal apakah perlu sekam dibwh terpal pak? Dan emaiL sy tlg di bls pak trimakasih.. Jaya trs biodycon
25 Feb 2011 - 22:46:39  
JIMMY 
Pak yasin trimakasih atas tips'nya bpk!! Sgt membantu sekali. Sy pgn tanya pak, klo U kolam terpal apakah perlu sekam dibwh terpal pak? Dan emaiL sy tlg di bls pak trimakasih.. Jaya trs biodycon
25 Feb 2011 - 22:46:48  
BALAS KOMENTAR
(Silahkan login untuk memberikan komentar)
 
Copyright@2011 agromaret.com