load load load load

Pestisida Organik N-bio

Rp - /-

Min Pembelian: -

Stok: - -

Dilihat: 1134
Update: > 3 bulan yang lalu
Diskusi: 0
Info Penjual
Foto profil

Hindari Transfer Langsung Ke Rekening Penjual, Pastikan Anda Menggunakan Rekening Bersama Agromaret A.N PT AGROMARET DIGITAL INDONESIA

  1. Sistem pembayaran bebas penipuan (100% aman). Lihat selengkapnya
  2. Uang pasti dikembalikan jika barang tidak diterima

Deskripsi produk
INDONESIA GO ORGANIK, GO GREEN...!!! Penggunaan pestisida sintetis/kimia dalam perkembangannya telah menimbulkan dampak negatif terhadap organisme bukan sasaran (hewan dan manusia), serta telah mencemari lingkungan tanah, tanaman, air dan ekosistem lain. Selain itu pestisida kimia telah menyebabkan kecenderungan hama menjadi kebal/resisten sehingga menambah dosis penggunaan untuk masa tanam berikutnya. Oleh karena itu dikembangkanlah model pertanian bernuansa ekologis dan ramah lingkungan dengan menggunakan pestisida berbahan organik/ alamiah. Pestisida organik N-BIO adalah salah satu solusi dalam penanggulangan hama secara alamiah dan terpadu yang diolah secara alami dan bersifat multiguna. Pestisida organik N-BIO tidak hanya digunakan untuk pemberantasan hama tetapi lebih dititik beratkan pada pencegahan dan perlindungan tanaman serta mengkondisikan tanaman agar resisten (kebal) terhadap serangan hama apapun . KEGUNAAN Mencegah dan melindungi tanaman dari serangan hama Memperkuat jaringan sel-sel pada tanaman Membantu kesuburan tanaman Mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen Menghambat dan menghetikan perkembangan hama Sangat Cocok untuk budidaya tanaman organik. Bisa digunakan untuk semua tanaman ( padi, palawija, sayuran, buah2an, tanaman hias, tanaman keras dsb) . HARGA DAN KEMASAN Kemasan N_BIO : Flash (botol) @ 1 (satu) Liter Harga : Rp. 25.000 ATURAN PAKAI Satu liter N-BIO dicampur dengan 50 liter air dan perekat pupuk/pestisida (ada di pasaran),kemudian disemprotkan pada keseluruhan daun,tangkai dan batang tanaman sehingga basah dan merata. Hanya 2 liter N-BIO dyang dibutuhkan untuk lahan seluas minimal 1 Hektar CARA PENGGUNAAN Semprotkan pada tanaman padi dan palawija dari daun, batang sampai pangkal akar sejak umur 1-2 minggu setiap 7-10 hari sekali sampai tanaman bisa dipanen. Untuk tanaman keras/ kayu, tanaman perkebunan dan buah-buahan disemprotkan setiap 10-15 hari sekali sampai panen Semprotkan pada pagi/ sore hari ( hindari sengatan sinar matahari pada siang hari) atau antara jam 06.00-09.00pagi atau jam 15.00-18.00 sore. Tutup botol segera setelah digunakan dan simpan di tempat yang sejuk dan gelap(trhindar dari sinar matahari) BAHAN - BAHAN Pestisida kami semuanya berasal murni dari bahan2 organik/nabati/ alami sehingga tidak menimbulkan residu kimia dan berbahaya bagi mahluk hidup non-hama (predator alami )terutama manusia. Bahan-bahan Pembuatan : - Daun dan biji tanaman Nimba - Ekstrak akar dan umbi-umbian dan larutan aktivator dari bahan alami lainnya KANDUNGAN BAHAN AKTIF Azadirachtin Salanin Meliantriol Nimbin/ nimbidin switienin limonoid Asetogenin Squamosin Saponin Flafonoid Piperine Nicotine Kalium Karbon Sulfur PROSES KERJA pada prosesnya kerja pestisida kami tidak membunuh hama Tanaman secara langsung , tetapi mengkondisikan hama sehingga tidak mau makan / menyerang tanaman. Hama secara perlahan akan pindah ke tempat lain atau mati dengan sendirinya di tempat karena kelaparan. Menghambat komunikasi secara seksual, menurunkan daya tetas telur, dan menghambat kitin. Selain sebagai zat pemandul, juga akan mengganggu proses perkawinan hama dan menghambat penempatan telur dan sistem kerjanya bisa secara kontak dan sistemik. Sehingga berdampak besar pada perkembang biakkan hama. Hasil penyemprotan akan terlihat setalah 4-5 hari setelah penyemprotan dimana hama akan berpindah dari tanaman/ lahan atau terlihat mati (hama tidak mati seketika) Untuk selanjutnya hama akan menjauh dan tidak akan menjamah tanaman yang telah disemprot Bisa bekerja/berfungsi untuksemua hama tanaman antara lain semua jenis ulat,semua jenis serangga/insekta(belalang),semua jenis wereng dan kutu,semua jenis hama penghisap/moluskida(keong),semua jenis organisme penggerek batang,buah dan akar,anti jamur,anti virus,dan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) lainnya.. FUNGSI KERJA SENYAWA AKTIF Senyawa aktif Azadirachtin berperan sebagai zat yang dapat menghambat kerja hormon ecdyson yaitu hormon yang berfungsi dalam proses metamorfosis serangga sehingga serangga akan terganggu pada proses pergantian kulit atau proses perubahan dari telur menjadi larva atau larva menjadi kepompong atau dari kepompong menjadi dewasa sehingga dalam proses ini seringkali mengakibatkan kematian Senyawa aktif Salanin berperan sebagai penurun nafsu makan ( atifeedant) yang mengakibatkan daya rusak serangga sangat menurun, walaupun serangganya sendiri belum mati Meliantriol berperan sebagai penghalau ( repellent) yang mengakibatkan hama serangga enggan mendekati lingkungan sekitar zat itu.Selain itu Meliantriol dapat merubah tingkah laku serangga khususnya belalang yang tadinya bersifat migrasi ( bergerombol dan merusak) menjadi bersifat solitair yang bersifat tidak merusak Senyawa aktif Nimbin dan nimbidin berperan sebagai antimikroorganisme seperti antivirus, bakterisida, fungisida dsb Senyawa aktif Saponin, Flafonoida, Piperine dan Nicotine merupakan racun kontak, saraf dan racun perut bagi OPT insekta dan Moluskida. Contact Person : Harianto ( 0812 160 83000 ) e-mail : marketing@markizgroup.com

Bagikan:


Diskusi Produk (0) Gabung Diskusi

Punya pertanyaan? diskusikan di sini

Lihat semua >

load kontenloading more



Produk sejenis Lihat kategori

Diskusi

Kirim Pesan

Ke:
User agromaret
Loading ...
Subyek:
PESTISIDA ORGANIK N-BIO
PESTISIDA ORGANIK N-BIO

Menu utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Masuk Daftar
Home Kategori

Penjualan

Permintaan

Kerjasama

Pengguna

Semua Provinsi

ACEH

SUMATERA UTARA

SUMATERA BARAT

RIAU

JAMBI

SUMATERA SELATAN

BENGKULU

LAMPUNG

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

KEPULAUAN RIAU

DKI JAKARTA

JAWA BARAT

JAWA TENGAH

DI YOGYAKARTA

JAWA TIMUR

BANTEN

BALI

NUSA TENGGARA BARAT

NUSA TENGGARA TIMUR

KALIMANTAN BARAT

KALIMANTAN TENGAH

KALIMANTAN SELATAN

KALIMANTAN TIMUR

KALIMANTAN UTARA

SULAWESI UTARA

SULAWESI TENGAH

SULAWESI SELATAN

SULAWESI TENGGARA

GORONTALO

SULAWESI BARAT

MALUKU

MALUKU UTARA

PAPUA BARAT

PAPUA