Keuntungan Membeli di Official Store:
Dijual Oleh Brand Resmi
Respon dan Pelayanan Cepat
Transaksi Aman dan Nyaman
Harga Promo Eksklusif
jualPupuk Hayati / Biofertilizer (M-BIO) load load load

Pupuk Hayati / Biofertilizer (m-bio)

Rp - /-

Min Pembelian: -

Stok: - -

tag:

Dilihat:
Update:
Diskusi
Info Penjual
Foto profil

Transaksi Aman Gunakan Rekening Bersama Agromaret

  1. Hanya pembayaran melalui rekening an PT Agromaret Digital Indonesia dijamin 100% aman. Lihat selengkapnya
  2. Uang pasti dikembalikan jika barang tidak diterima

Deskripsi produk
Pupuk Hayati / Biofertilizer (M-BIO) Untuk Kesuburan Tanah, Tanaman, Ternak, Ikan dan Pengolahan Limbah M-BIO merupakan kultur campuran mikroba yang menguntungkan dengan protein teknologi CMF – 21 diantaranya Bakteri Pelarut Fospat, Lactobacillus sp, Yeast, dan Azospirillum sp dengan kandungan bahan : N (0,5%), P (0,01ppm), K (14,6 ppm), S (1,9 ppm), Mo (0,2 ppm), Fe (23,6 ppm), Mn (0,5 ppm), dan B (0,1 ppm). Hanya memerlukan waktu sampai 7 (tujuh) hari, maka baka bahan-bahan organic dapat difermentasikan secara sempurna sehingga menjadi PORASI (Pupuk Organik Cara Fermentasi) yang berkualitas. Keunggulan M-BIO - Mempercepat dekomposisi bahan-bahan organic secara fermentasi - Melarutkan P yang tidak tersedia menjadi bentuk P yang tersedia bagi tanaman - Mengikat Nitrogen Udara - Mempercepat berbagai enzim dan hormone sebagai senyawa bioaktif untuk pertumbuhan tanaman - Menurunkan kadar BOD dan COD perairan - Menekan Bau Busuk Aturan Pakai : - Untuk Membuat PORASI (Pupuk Organik Cara Fermentasi) Larutkan 5 ml. (1 sendok makan) M-BIO dan 5 gram gula dalam setiap 1 liter air. Siramkan ke dalam bahan-bahan organic yang masihg segar (jerami, hijauan, kotoran ternak, dll) yang telah disiapkan atau dipotong-potong sampai merata dengan kelemababan 50 % (adonan jika dikepal, air tidak keluar dan jika dibuka kepalannya adonan mekar). Tutup dengan karung goni atau bahan lain lalu biarkan. Untuk mempertahankan suhu, maka setiap 4-8 jam sekali adonan dibolak-balik selama 4-7 hari sehingga adonan tidak panas dan tidak bau. Jika masih bau tambahkan laturan M-BIO dengan perlakuan seperti diatas. Dosis M-BIO : 1 liter untuk 1 ton bahan organic Dosis PORASI :5-10 ton / ha - Untuk kestabilan Pertumbuhan Tanaman Lakukan penyemprotan (penyiraman) dengan konsentrasi 1 ml M-BIO per 1 liter air setiap minggu - Untuk Ternak Untuk menjaga kesehatan ternak, diminumkan 1 ml M-BIO per 5-10 liter air setiap minggu - Untuk Tambak / Ikan Untuk sanitasi kolam dan pertumbuhan plankton berikan M-BIO sebanyak 5-10 ml per liter air dengan dosis 5-10 liter/ha - Penyimpanan Simpan ditempat yang kering pada suhu kamar Harga : Rp.50.000/btl/liter (belum termasuk ongkos kirim) Sebagai promosi kami berikan 1 btl/liter secara gratis (untuk 10 pembeli pertama) Hubungi Arief ()

Bagikan:


Diskusi Produk () Gabung Diskusi

Punya pertanyaan? diskusikan di sini

Lihat semua >

load kontenloading more



Produk sejenis Lihat kategori

Diskusi

Kirim Pesan

Mohon berhati-hati jika bertransaksi di luar agromaret. Gunakan rekening bersama agromaret untuk menghindari penipuan. Cek panduan di sini.
Ke:
User agromaret
Loading ...
Subyek:
Pupuk Hayati / Biofertilizer (M-BIO)
Pupuk Hayati / Biofertilizer (M-BIO)

Menu utama

Penjualan

pertanian
peternakan
perikanan
lain-lain

Permintaan

pertanian
peternakan
perikanan
lain-lain

Kerjasama

pertanian
peternakan
perikanan
lain-lain

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Masuk Daftar
Home Kategori

Penjualan

Permintaan

Kerjasama

Pengguna

Semua Provinsi

ACEH

SUMATERA UTARA

SUMATERA BARAT

RIAU

JAMBI

SUMATERA SELATAN

BENGKULU

LAMPUNG

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

KEPULAUAN RIAU

DKI JAKARTA

JAWA BARAT

JAWA TENGAH

DI YOGYAKARTA

JAWA TIMUR

BANTEN

BALI

NUSA TENGGARA BARAT

NUSA TENGGARA TIMUR

KALIMANTAN BARAT

KALIMANTAN TENGAH

KALIMANTAN SELATAN

KALIMANTAN TIMUR

KALIMANTAN UTARA

SULAWESI UTARA

SULAWESI TENGAH

SULAWESI SELATAN

SULAWESI TENGGARA

GORONTALO

SULAWESI BARAT

MALUKU

MALUKU UTARA

PAPUA BARAT

PAPUA