Penjualan, permintaan, kerjasama agribisnis di agromaret
Kategori peternakan
total : 728

SUPER

Starting from a container group of duck livestock farmers or called KTTI where we are appointed as a producer of poultry seedlings (day old duck & day old chicken)

We stood up from the hearts of seeing livestock farmers who always complain that they want to enlarge their business but they have difficulties in obtaining capital, so the requirements of the bank are so difficult, so our hearts are moved to help them in capital, and to bridge rural business actors who have the limitation to get Capital, because we consider that livestock is a very lucrative business where culinary entrepreneurs continue to grow so that the supply of meat is deficient, this is where the big chances of farmers to produce raw materials.

 

Now through finance technologi, medsos and simple website, we are trying to find investors interested in helping them in capital with fundraising, modernizing microfinance by building a peer-to-peer lending platform (P2P) with a credit scoring system to analyze the eligibility of prospective borrowers. We connect the micro business actors in the informal economy directly with the financiers.

With the Sharia system (profit sharing), because we think the profit-sharing system is fair and not equally profitable, where the value of the results listed in each project is the result of calculation from the farm itself.

 

We are SUPER, As a distributor will always be trustful and always transparent in every project.

And we've got partners who have been successful to market their crops.

Every breeder we give capital is a professional breeder, we have educated and we build in running the business, so capital lenders will calm down without thinking of the risk, we SUPER guarantee the success of the project, if our project fails SUPER replace the value and return the capital to the investor 100% intact and we attach to the problems that occur in these breeders

 

We believe that everyone has the same opportunity to start and develop the business, including those who have various limitations or lack the eligibility to gain access to banking services.

 

Our goal is very simple that just want to help breeders

 

#Send regards for success

#SenHelpPakernak

DKI JAKARTA

08-06-2017

Lihat Detail

Assalamualaikum .... Introduce, my name is pamungkas from indonesia, I have business in poultry breeding, as the production of quality poultry and meat supplier to restaurant, restaurant, catering etc., the name of our business Sumindo Perkasa MA, our business stand since year 2009 where we are trusted by the livestock group as a provider of poultry seeds, now our business continues to grow and to meet the demand of meat from our customers are very short, for people or foreign companies who want to plant shares with a good and transparent cooperation system, our goal Financiers are to expand our business to be more developed, many banks offer loan funds but we reject it with the reason, we want our business away from usury, for our efforts in giving blessing by Allah SWT, because of our limited ability to speak English, if any People who want to menanmkan capital, InshaAllah we are ready to manage as possible with the system M sharia, and if there are foreign investors who are interested can chat via whatsup or email, or come to our place, it will be better. Following phone number and email us: phone: 0818 970 133 email info.sumindo@gmail.com

DKI JAKARTA

07-06-2017

Lihat Detail

ukuran karkas antara 9 ons sampai 1 kg,siap kirim  ke daerah mana saja,hanya untuk yang serius.

 contact person.081333889290.

JAWA TIMUR

04-06-2017

Lihat Detail

dibutuhkan investor ternak domba atau sapi potong,pengelola kami sudah sangat berpengalaman dalam bidang ternak domba/sapi,dan konsep kami menggunakan 6 bulan panen,jika ada yg minat silahkan hubungi kami di no 083811236377/082211236377

JAWA BARAT

02-06-2017

Lihat Detail

Butuh kerjasama pembelian domba buat penggemukan.kap kandang 1000 ekor.lahan msh ada luas..pemasaran sudah ada.keuntungan 40%-50%..per ekor..lama penggemulan 45 hari...ditawarkan kpd investor..70/30%.profit shering..minat wa.083829134390

JAWA BARAT

27-05-2017

Lihat Detail

siap berkerjasama dalam pengembangan ternak ayam kampung super dan kambing,,,

NUSA TENGGARA BARAT

03-04-2017

Lihat Detail

 Telur Asin  Pandan Strowberry

Mencari investor penyedia Sapi bakalan untuk Penggemukan dan Pengembangbiakan.

 

 

 

Hubungi: 081321512592

LAMPUNG

24-03-2017

Lihat Detail

Kami membuka kesempatan kepada calon mitra / franchisee untuk menjadi bagian dari jaringan franchise / waralaba restoran fried chicken dengan merek Amazy, yang mempunyai tagline low fat chicken with the real crispy. Saat ini jaringan franchise kami sudah tersebar di lebih dari 38 kota di seluruh Indonesia mulai dari Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT, Flores dan sudah masuk ke Malaysia.

Menu yang dijual adalah fried chicken, french fries, nasi goreng, spaghetti, rice bowl, chicken steak, dll. serta menu minuman segar, soft drink, coffee, jus dll.

Paket kerjasama franchise terdiri dari beberapa paket antara lain:

1. Paket Amazy express, investasi Rp 75 juta

2. Paket foodcourt, investasi Rp 150 juta

3. Paket Amazy resto coffee, investasi Rp 340 juta

(Paket belum termasuk renovasi dan sewa tempat)

Untuk informasi franchise segera hubungi:

PT MagFood Amazy Internasional

Jl. Duren Tiga no. 46 Jaksel 12760

Telp 021-79193162, 79195134

email: magfood@cbn.net.id atau magfood_amazy@yahoo.com

www.magfood-amazy.com

DKI JAKARTA

02-03-2017

Lihat Detail

Rumah Sehat Ternak Waroeng Domba (RSTWD) sebuah konsep jaringan kemitraan yang ingin mengajak semua peternak di Indonesia bergandengan tangan untuk maju bersama, memperbaiki peternakan di Negeri yang kita cintai ini. Harapannya RSTWD menjadi jaringan peternakan terbesar di Indonesia yang tersebar tak hanya di Ibukota Provinsi, melainkan hingga pelosok-pelosok desa yang mampu memenuhi kebutuhan penunjang peternakan baik obat-obatan, vitamin, peralatan, hingga buku-buku peternakan.

Pola Kemitraan yang digunakan oleh Rumah Sehat Ternak Waroeng Domba adalah Jaringan kemitraan bertingkat. Dimana kami menawarkan tiga buah tingkatan, yakni level platinum, level titanium,  dan level bronze.

Visi RSTWD

Rumah Sehat Ternak Waroeng Domba menjadi jaringan obat dan peralatan ternak terbesar di Indonesia yang siap menjadi solusi cerdas untuk kebutuhan ternak anda

Misi RSTWD

“solusi cerdas untuk kebutuhan ternak anda” merupakan Visi yang menjadi acuan kami untuk memberikan yang terbaik kepada mitra kami baik itu mitra kerja, supplier dan konsumen. Visi ini mengarahkan kami untuk bekerja secara profesional  untuk menunjang itu kami mempunya misi dalam bekerja dan berusaha:

  1.  
    Mudah Dijangkau
  2.  
    Lengkap
  3.  
    Meningkatkan Efisiensi Produksi
  4.  
    Memberikan Tambahan Pendapatan
  5.  
 
Menjadi Mitra Ternak . info lebih lanjut tlp: 081213915824. web: rst-wd.com
 
 
 
 
 

Saya mencari Distributor/Agen/Suplier Telur Ayam Negeri, Kriteria ; 

1. Telur Ayam Masih Freshh dari kandang ayam.

2. Biaya Ongkos Kirim, tolong dicantumkan.

3. Apabila telur pecah/retak apakah ada garansi?

4. Kebutuhan 100 Kg/Minggu (Continue).

5. Pengiriman Ke Alamat : Jalan Persada Kencana II, Cipayung, Jakarta Timur.

JAWA TENGAH

29-01-2017

Lihat Detail

Chicken Frozen Premium UK 07-08 / Ons

Kerjasama mitra supplier ayam karkas frozen uk.07-08 / ons dan per kilo harga Rp.25.000,- ( Update per januari - Febuari 2017 ) Kebutuhan per hari 1,5 - 2,5 ton .
Ketentuan :
* Ayam uk.07 - 08 ons ( ± 0,81 - 0,82 ) approve
* Ayam Frozen Baik Grade Quality ( Rich in taste,Low calories,Nutritious and healthy )
* Sistem pembayaran barang datang di timbang
* Pembayaran Cash / Transfer setelah approve di gudang
* Order Questionary Per Daily 1,5 - 2,5 ton ( Continue )
* Delivery Time pk.16.00 - 22.00 open On Track Loading
* Send penawaran dan minat ke email infokarkasindo@gmail.com
Contact Direct Wa 081808384003 / 081293810998

#Terima Kasih Atas kerjasama nya

Karkasindo Jaya Utama

DKI JAKARTA

29-01-2017

Lihat Detail
kami mencari distibutor telur ayam untuk dapat memenuhi kebutuhan kami tolong di email penawaran anda di tirawan711@yahoo.com setelah di email kami akan menghubungi kembali jangan lupa di serta kan no tlp yg bisa di hub..atas perhatian nya kami ucapkan trima kasih

DKI JAKARTA

23-12-2016

Lihat Detail
PROPOSAL USAHA “produksi telur asin” Diusulkan oleh : NAMA : ERWIN No HP : 0813-1301-0830 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Mencari pekerjaan dimasa sekarang ini merupakan hal yang cukup sulit. Banyak sekali calon pekerja yang berkeinginan untuk bekerja di instansi pemerintahan atau swasta, tetapi lapangan pekerjaan saat ini sangat terbatas. Hal ini menyebabkan jumlah pengangguran semakin banyak. Dilihat dari segi ekonomi individual tentu saja masalah pengangguran itu sangat merugikan karena manusia mempunyai kebutuhan yang tidak terbatas. Oleh karena itu sebagai calon tenaga kerja, kita harus mampu berpikir kreatif dan inovatif yang mampu membaca peluang serta pandai memanfaatkannya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dan tidak terfokus hanya pada satu jenis pekerjaan saja. Wirausaha merupakan salah satu usaha untuk mengatasi meningkatnya jumlah pengangguran. Selain menguntungkan dari segi ekonomi, sebagaian besar kegiatan wirausaha juga sangat membantu usaha-usaha dalam memenuhi kebutuhan masyarakat banyak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Salah satu usaha yang mudah dikembangkan yaitu produksi telur asin. Saat ini banyak sekali orang yang membutuhkan telur asin. Adapun analisis SWOT yang dalam usaha produksi telur asin yaitu: 1. Strengths (Kekuatan)  Memiliki perencanaan yang kuat dan terstruktur  Memiliki Lahan yang strategis  Tingkat produksi telur asin lebih kecil resiko dan keuntungannya dibanding telur ayam dan telur lainnya.  Kualitas telur asin lebih baik dibanding telur ayam komersil. 2. Weaknesses (Kelemahan)  Permintaan komsumen akan telur asin belum bisa terpuaskan  kurangnya modal untuk berwirusaha 3. Opportunities (Peluang)  Persaingan Usaha yang belum banyak di daerah saya.  Pemasaran yang luas karena kompetitor yang belum sanggup memenuhi permintaan customer.  Permintaan Masyarakat akan telur asin semakin meningkat. 4. Threats (Ancaman)  Adanya pemilik modal yang akan mendahului usaha produksi telur asin.  Masuknya pesaing baru  Telur yang didatangkan dari daerah-daerah lain dalam jumlah yang banyak B. Perumusan Masalah Prospek usaha produksi telur asin di daerah singkup kecamatan purbaratu kota Tasikmalaya mempunyai peluang yang sangat besar dilihat dari potensi pemeliharaan dan jumlah pesaing yang hanya sedikit juga team marketing yang bisa di andalkan. C. Tujuan Program Tujuan dari kegiatan wirausaha produksi telur asin, adalah:  Dapat melakukan wirausaha produksi telur asin dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan masyarakat, seperti:  Dapat memenuhi pasokan telur asin sesuai dengan kebutuhan.  Dapat menjalankan kelangsungan usaha semestinya dan mengembangkannya.  Dengan usaha ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dan menambah pendapatan yang layak. BAB II RENCANA WIRAUSAHA PRODUKSI TELUR ASIN A. Lokasi Wirausaha PRODUKSI TELUR ASIN Lokasi wirausaha yang akan dibangun adalah: Tempat : kp.Babakan Nanggerang RT005/RW004 singkup, kec.Purbaratu Kota TASIKMALAYA Areal : Ladang sewa Alasan : tempat begitu nyaman untuk produksi telur asin, dan tidak mengganggu lingkungan pemukiman masyarakat setempat. B. Metode Pemasaran 1. Wilayah Pemasaran Wilayah pemasaran dari telur asin ini dilakukan ke minimarket modern PT.INDO MARCO PRISMATAMA (INDOMART) di daerah daerah jawa barat terutama wilayah periangan timur. 3. Strategi Pemasaran Strategi pemasaran yang dilakukan kontrak kerjasama dengan pihak PT.INDO MARCO PRISMATAMA (INDOMART) Dalam hal ini, pihak produsen keuntungan yang diperoleh yaitu adanya kemudahan dalam memasarkan hasil produksi telurnya. Disamping itu, strategi lain yang akan dilakukan yaitu dengan mendistribusikan secara langsung ke konsumen, dengan mendatangi Warung makan dan café toko toko grosir dan minimart ataupun supermarket yang telah berlangganan serta mengantarkan ke komsumen jika ada yang memesan. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa persaudaraan dan solidaritas diantara kedua belah pihak (Produsen dan Komsumen). 4. Saingan Usaha Usaha produksi telur asin di daerah singkup kecamatan purbaratun kota Tasikmalaya umumnya masih terbilang sedikit. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat setempat mengenai produksi telur asin dan banyak pemilik modal besar yang merasa takut untuk mulai mencoba budidaya ayam petelur. Dengan demikian hanya sebagian kecil saja masyarakat setempat yang memberikan perhatian khusus dan keberanian untuk produksi telur asin. Sehingga tingkat persaingan produksi telur asin di daerah ini masih sedikit C. Metode pelaksanaan program Berdasarkan pada tujuan yang ingin dicapai, maka dalam kegiatan ini dibutuhkan tahapan-tahapan penyelesaian pada usaha kecil, sasaran secara operasional adalah sebagai berikut : 1. Penyiapan sarana dan perlengkapan a. gudang Gudang yang digunakan adalah jenis gudang berupa ruko, berbentuk bangunan empat persegi. b. tungku tungku ini digunakan untuk memasak telur asin yang sudah di timbun selama 14 hari c. Panci Besar Panci besar ini di gunakan untuk memasak telur asin d.Pemeliharaan telur bebek mentah di sortir terlebih dahulu agar yang pecah dan yang akan membusuk segera keliatan untuk mencapai kualitas telur asin yang sangat baik dan enak. e.Pengangkutan Jasa pengangkutan juga sangat dibutuhkan dalam usaha ini, sehingga diperlukan adanya dana ekstra untuk pengangkutan. Hal ini diperlukan untuk membawa telur ke gudang dan tempat tungku masak, dan juga untuk membawa hasil produksi pada konsumen. 2. Ketentuan Pemeliharaan Dalam pelaksanaan usaha ini, maka dibutuhkan juga seorang tenaga tambahan (karyawan) yang mengontrol 2 kali sehari produksi telur asin. Pengontrolan harus dilakukan dengan teratur, yaitu pagi hari jam 09.00 dan pada sore hari jam 15.00. Karena jenis usaha ini merupakan usaha sampingan, maka karyawan biasanya dihargai upah sebesar Rp.100,-/butir telur D. Analisis Ekonomi produksi Untuk dapat menjalankan kegiatan wirausaha produksi telur asin ini diperlukan biaya atau sejumlah dana (modal). Setelah melihat langkah-langkah dalam konsep dasar berusaha dan memperkirakan sejumlah taksasi dana yang akan diperlukan, maka wirausaha produksi telur asin dapat dimulai dengan kalkulasi anggaran biaya untuk bulan pertama sebagai berikut : Investasi Sarana  Sewa Lahan : Rp. 15.000.000  Mobil : Rp. 45.000.000  Cup : Rp. 3.500.000  Cetak label : Rp. 2.000.000  Alat masak telur : Rp 4.000.000 Total = Rp 69.500.000 Biaya Operasional Awal 1  Pembelian telur bebek mentah 50.000butir X Rp1.850 =Rp. 92.500.000  Biaya Operasional Awal 2  Pembelian telur bebek mentah  25.000butir X Rp1.85 = Rp.46.250.000 Total = Rp.208.250.000 Biaya Operasional Lanjutan  Biaya pengangkutan + perawatan : Rp. 5.200,000  Gaji karyawan 8 orang : Rp 10.400.000  egg tray : Rp. 16,000,000 Total :Rp. 31.600.000 Total Biaya Operasional Rp.232.350.000 Total Pengeluaran (Investasi Sarana +¬ Total Biaya Operasional) Rp.208.250.000+ Rp. 31.600.000 = Rp.239.850.000 Kalkulasi hasil Penjualan  Permintaan pasar dalam 1 minggu mencapai 25.000 butir telur asin  Harga pasaran umum saat ini Rp.2.850 HARGA JUMLAH (butir) TOTAL pembelian telur bebek mentah Rp1.850 25000 Rp46.250.000 biaya produksi Rp.300 25000 Rp 7.500.000 biaya oprasional Rp300 25000 Rp 7.500.000 HPP (harga poko produksi)_ Rp.2.450 25000 Rp61.250.000 harga jual Rp.2.850/butir 25000 Rp 71.250.000 total keuntungan Rp 10.000.000 Total keuntungan kotor di setiap pengiriman adalah Rp 10.000.000 Biaya Oprasional Pengiriman  Bensin : Rp.1.200.000  Makan : Rp. 300.000  Biaya tidak terduga : Rp. 700.000 +  TOTAL Rp. 2.200.000 TOTAL KEUNTUNGAN BERSIH: Rp 10.000.000 + Rp. 2.200.000 = Rp. 7.800.000 SHARENG PROFIT investor : 17.8% x Rp. 7.800.000 = Rp.1.388.400 pengelola : 64.2% x Rp. 7.800.000 = Rp.5.007.600 kas usaha : 17.75% x Rp. 7.800.000 = Rp.1.384.500 zakat niaga : 0.25% x Rp. 7.800.000 = Rp.19.500 *kas usaha akan di manfaatkan untuk biaya prawatan berjangka priodik sperti perawatan mobil,dll **kas usaha akan di bagikan apabila salah satu pihak dari investor ataupun pengelola membutuhkannya sewaktu waktu dengan persetujuan dan kesepakatan bersama(nota tertulis) BAB III LAMPIRAN CURICULUM VITAE PENGELOLA NAMA : ERWIN ALAMAT : JL.SINGKUP BABAKAN NANGGERANG RT005/004 KEC.PURBARATU KOTA TASIKMALAYA 46196 NO KONTAK (HP) : 081313010830 (WA/tlp/SMS) EMAIL : erwinnugraha07@gmail.com BLOG : www.nursanjayanugraha.blogspot.com NO. REKENIN G : 0060188718100 bank BJB a/n ERWIN Lokasi BAB IV PENUTUP Demikian profosal ini saya buat dan semoga semua rencana dan keinginan bisa terealisasikan,demi kesejahteraan rakyat sekitar daerah. Dan semoga donator kreditur ataupun kreditur selalau ada dalam lindungan yang maha kuasa . Sebelumnya saya ucapkan banyak terimakasih.

JAWA BARAT

11-11-2016

Lihat Detail
maaf mengganggu kalo ada link yang bisa sewakan pada kami kandang sapi kapasitas 4000 ekor dengan memiliki ijin karantina, tolong hubungi nomer saya ato watsap saya tolong sms terlebioh dahulu ya,terima kasih atas kerja sama dan perhatiannya kami tunggu respon dan perhatiannya scpatnya karena sangat kami butuhkan

JAWA TENGAH

04-11-2016

Lihat Detail
PROPOSAL USAHA “Membuka Peternakan Ayam Petelur” Diusulkan oleh :\\ NAMA : ERWIN NIM/BP : 16421/10 No HP : 0813-1301-0830 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Mencari pekerjaan dimasa sekarang ini merupakan hal yang cukup sulit. Banyak sekali calon pekerja yang berkeinginan untuk bekerja di instansi pemerintahan atau swasta, tetapi lapangan pekerjaan saat ini sangat terbatas. Hal ini menyebabkan jumlah pengangguran semakin banyak. Dilihat dari segi ekonomi individual tentu saja masalah pengangguran itu sangat merugikan karena manusia mempunyai kebutuhan yang tidak terbatas. Oleh karena itu sebagai calon tenaga kerja, kita harus mampu berpikir kreatif dan inovatif yang mampu membaca peluang serta pandai memanfaatkannya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dan tidak terfokus hanya pada satu jenis pekerjaan saja. Wirausaha merupakan salah satu usaha untuk mengatasi meningkatnya jumlah pengangguran. Selain menguntungkan dari segi ekonomi, sebagaian besar kegiatan wirausaha juga sangat membantu usaha-usaha dalam memenuhi kebutuhan masyarakat banyak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Salah satu usaha yang mudah dikembangkan yaitu pemeliharaan ayam petelur. Saat ini banyak sekali orang yang membutuhkan telur ayam negri/komersil. Adapun analisis SWOT yang dalam usaha bisnis budidaya ayam Arab petelur ini yaitu: 1. Strengths (Kekuatan)  Memiliki perencanaan yang kuat dan terstruktur  Memiliki Lahan yang strategis  Tingkat Produksi telur Ayam petelur lebih banyak dibanding ayam kampung lainnya.  Adaptasi ayam petelur terhadap cekaman lingkunan lebih baik dibanding ayam pedaging.  Kualitas telur ayam Petelur lebih baik dibanding telur ayam kampung. 2. Weaknesses (Kelemahan)  Permintaan komsumen akan telur ayam horen/komersil belum bisa terpuaskan  Harga Obat-obatan dan vaksin yang mahal 3. Opportunities (Peluang)  Persaingan Usaha yang belum banyak di daerah saya.  Pemasaran yang luas karena kompetitor yang belum sanggup memenuhi permintaan customer.  Permintaan Masyarakat akan telur ayam komersil semakin meningkat 4. Threats (Ancaman)  Adanya pemilik modal yang akan mendahului usaha beternak ayam petelur.  Masuknya pesaing baru  Wabah penyakit yang timbul  Telur yang didatangkan dari daerah-daerah lain dalam jumlah yang banyak B. Perumusan Masalah Prospek usaha beternak ayam komersil di daerah singkup kecamatan purbaratu kota Tasikmalaya mempunyai peluang yang sangat besar dilihat dari potensi pemeliharaan dan jumlah pesaing yang hanya sedikit. C. Tujuan Program Tujuan dari kegiatan wirausaha beternak ayam komersil, adalah:  Dapat melakukan wirausaha beternak ayam ras/komersil dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan masyarakat, seperti:  Dapat memenuhi pasokan telur dan daging ayam sesuai dengan kebutuhan.  Bulunya sebagai bahan aneka kerajinan atau perabot rumah tangga lainnya  Kotorannya sebagai pupuk kandang ataupun kompos yang baik dapat digunakan sebagai pupuk tanaman.  Dapat menjalankan kelangsungan usaha semestinya dan mengembangkannya.  Dengan usaha ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dan menambah pendapatan penulis. BAB II RENCANA WIRAUSAHA BETERNAK AYAM RAS/KOMERSIL A. Lokasi Wirausaha Beternak Ayam Ras Lokasi wirausaha yang akan dibangun adalah: Tempat : kp.Babakan NAnggerang RT005/RW004 singkup, kec.Purbaratu Kota TASIKMALAYA Areal : Ladang sewa Alasan : tempat begitu nyaman untuk usaha beternak ayam ras, dan tidak mengganggu lingkungan pemukiman masyarakat setempat. B. Metode Pemasaran 1. Wilayah Pemasaran Wilayah pemasaran dari ayam petelur ini biasanya dilakukan ke daerah daerah jawa barat terutama wilayah periangan timur hingga pulau Sumatra. 2. Sasaran Konsumen  Agen Pemasaran telur ayam ras saat ini tidak sulit, karena sudah ada agen yang menampung pasokan telur ayam arab. Merekalah yang membawa telur ini ke daerah luar seperti pekanbaru, jambi, Palembang dan wilayah jawa barat.  Warung Makan/Restoran dan Café Pemasaran juga dapat dilakukan kerjasama dengan warung makan dan café. Mereka sangat membutuhkan pasokan telur ayam untuk dijadikan sebagai bahan utama masakan, makanan.  Masyarakat Setempat Bagi masyarakat setempat (berada sekitar lokasi peternakan) yang menginginkan telur ayam segar dapat secara langsung membeli di peternakan. 3. Strategi Pemasaran Strategi pemasaran yang dilakukan yaitu dengan menjalin kerja sama dengan agen yang saling menguntungkan. Dalam hal ini, agen dapat memperoleh telur dengan mudah dan harga yang lebih murah sedangkan pihak peternak keuntungan yang diperoleh yaitu adanya kemudahan dalam memasarkan hasil produksi telurnya. Disamping itu, strategi lain yang akan dilakukan yaitu dengan mendistribusikan secara langsung ke konsumen, dengan mendatangi Warung makan dan café yang telah berlangganan serta mengantarkan ke komsumen jika ada yang memesan. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa persaudaraan dan solidaritas diantara kedua belah pihak (Produsen dan Komsumen). 4. Saingan Usaha Usaha budidaya ayam petelur di daerah singkup kecamatan purbaratun kota Tasikmalaya umumnya masih terbilang sedikit. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat setempat mengenai budidaya tetnak ayam petelur dan banyak pemilik modal besar yang merasa takut untuk mulai mencoba budidaya ayam petelur. Dengan demikian hanya sebagian kecil saja masyarakat setempat yang memberikan perhatian khusus dan keberanian untuk mencoba beternak ayam petelur. Sehingga tingkat persaingan budidaya ayam Petelur di daerah ini masih sedikit C. Metode pelaksanaan program Berdasarkan pada tujuan yang ingin dicapai, maka dalam kegiatan ini dibutuhkan tahapan-tahapan penyelesaian pada usaha kecil, sasaran secara operasional adalah sebagai berikut : 1. Penyiapan sarana dan perlengkapan a. Perkandangan Kandang yang digunakan adalah jenis kandang Kandang Bateray, merupakan kandang yang berbentuk sangkar empat persegi panjang yang disusun berderet-deret memanjang bertingkat dua ataupun bertingkat tiga, dan setiap sangkar (ruangan) hanya menampung satu ekor ayam. Lantai kandang merupakan bilah-bilah bambu ataupun kawat yang disusun tidak rapat agar kotoran ayam dapat langsung jatuh ke tanah. Ukuran luas sangkar kandang untuk satu ekor ayam adalah panjang 45 cm, lebar 25 – 30 cm dan tinggi 40 – 45 cm. Pintu kandang terletak di bagian muka, pada sisi yang berukuran 40 – 45 cm x 25 30 cm. Model kandang ini paling sesuai dengan dan efektif untuk daerah tropis yang panas dan lembab seperti di Indonesia, serta cocok untuk lahan yang sempit. Beberapa keuntungan kandang model ini adalah sebagai berikut.  Lebih menghemat tempat dan dapat dibuat bertingkat.  Produktivitas masing-masing ayam mudah diketahui.  Pengawasan kesehatan ayam lebih terjamin.  Penyebaran atau penularan penyakit secara luas dapat dicegah.  Energi yang dikeluarkan lebih sedikit, sehingga ayam dapat berproduksi maksimal.  Mencegah kerusakan telur dari pematukan.  Mencegah terjadinya kanibalisme.  Memudahkan pemeliharaan seperti pemberian pakan, minum dan lain-lain.  Memudahkan dalam pengambilan telur. b. Penyiapan Bibit Dalam penyiapan bibit (anak) ayam ras berbeda dengan penyiapan bibit ayam kampong pada umumnya. Pada ayam ras anak yang dijual oleh agen sudah dipisahkan antara yang jantan dan betina. Karena ayam ras sudah dapat dibedakan antara yang jantan dan betina semenjak menetas. Akan tetapi pada ayam kampong tidak demikian. c. Pemeliharaan Anak ayam petelur yang berusia 2-3 hari pertama harus dipelihara didalam suatu kandang yang cukup besar secara bersama-sama, tapi sebelumnya harus diberikan vaksin terlebih dahulu. Kemudian di dalam kandang diberikan penghangat tambahan. Biasanya penghangat itu yang digunakan adalah lampu (pada siang hari) dan ditambah dengan kompor pada malam hari. Ini dilakukan sampai anak ayam arab mulai tumbuh sayapnya, yaitu pada usia satu minggu. Setelah usia satu minggu pemanas tersebut di angkat dan masih dipelihara didalam kandang tersebut hingga usia 2 bulan. Pada usia ini ayam yang jantan sudah siap untuk di jual. Berat rata-rata ayam petelur jantan pada usia ini adalah adalah 8 ons. Kemudian pada saat ini ayam betina sudah bisa dipindahkan kedalam kandang Bateray. Ayam mulai bertelur pada usia 5 bulan, tapi masih dalam jumlah satu-satu. Ayam ini mulai merata bertelur pada usia 6 bulan. Masa produktif ayam ras hingga berumur 2 tahun, dan kemudian siap dijual kembali. Ayam arab betina usia 2 tahun rata-rata beratnya adalah 1,8 Kg. d. Pemberian Makanan Beberapa pengalaman pemelihara ayam Arab, bahwa pemberian pakan campuran dedak, jagung dan konsentrat dengan perbandingan 1 : 2 : 3 dapat menghasilkan produksi 70-80% selama 2 tahun. Produktivitas ayam petelur komersil menurun dengan bertambahnya umur ayam. Ayam ras komersil termasuk jenis petelur tipe ringan dibawah 1880 gr per ekor. Konsumsi pakan umumnya maksimal 100 gr/ekor/hari. Dengan adanya batasan pemberian ransum ini maka sebaiknya penyusunan ransum yang tepat sesuai kebutuhan karena kelebihan ransum dapat menyebabkan ayam menjadi gemuk dan menurunkan produksi telur, Ransum yang dikonsumsi oleh unggas harus dapat memenuhi segala kebutuhan unsur-unsur gizi utama dan pra utama bagi unggas, sehingga menghasilkan produksi yang optimal. Produksi yang optimal dikaitkan dengan prinsip ekonomis dan teknis peternakan. Produksi yang optimal dimana produksi telur dapat memberikan tingkat manfaat semaksimal mungkin kepada peternak. Ransum untuk ayam berproduksi pada komposisi yang baik adalah dengan kandungan protein 17% dan energinya 2850 kkal/kg; akan menghasilkan produksi telur yang baik untuk daerah tropis (Rasyaf, 1995). Perhitungan kandungan ransum dapat dilakukan secara sederhana dengan membandingkan jumlah komposisi antara pakan sumber protein dan sumber karbohidrat. Jika ransum yang tersedia hanya dedak dan konsentrat (pabrik) maka komposisi 3 : 1 sudah mendekati kandungan nutrisi (protein dan energi) di atas. Dalam manajemen pemeliharaan, yang perlu diperhatikan adalah kandungan nutrisi pakan, karena ini akan mempengaruhi produktivitas telur. Pakan dengan kandungan protein yang rendah (di bawah jumlah kebutuhannya) menyebabkan ayam tidak bertelur. Penurunan produktivitas bisa mencapai 50%, hal ini sangat merugikan bagi usaha ternak. Sebagai ayam petelur, ayam Arab cukup sensitif terhadap respon pakan, jika hanya diberi dedak saja, produktivitas telur hanya tercapai sekitar 10-15%. Jika terus menerus demikian ayam-ayam kemudian tidak dapat menghasilkan telur. Untuk memulihkan kondisinya membutuhkan waktu kurang lebih 1 minggu, perbaikan pemberian pakan baru akan memberikan dampak produksi, yaitu ayam-ayam akan bertelur kembali. e. Pengangkutan Jasa pengangkutan juga sangat dibutuhkan dalam usaha ini, sehingga diperlukan adanya dana ekstra untuk pengangkutan. Hal ini diperlukan untuk membawa makanan ke kandang, dan juga untuk membawa hasil produksi pada konsumen. 2. Ketentuan Pemeliharaan Dalam pelaksanaan usaha ini mengingat penulis juga seorang mahasiswa, maka dibutuhkan juga seorang tenaga tambahan (karyawan) yang mengontrol 2 kali sehari peternakan ayam. Pengontrolah harus dilakukan dengan teratur, yaitu pagi hari jam 09.00 dan pada sore hari jam 15.00. Karena jenis usaha ini merupakan usaha sampingan, maka karyawan biasanya dihargai upah sebesar Rp.10,-/ekor ayam/hari. D. Analisis Ekonomi Budidaya Untuk dapat menjalankan kegiatan wirausaha beternak ayam petelur ini diperlukan biaya atau sejumlah dana (modal). Setelah melihat langkah-langkah dalam konsep dasar berusaha dan memperkirakan sejumlah taksasi dana yang akan diperlukan, maka wirausaha beternak ayam petelur dapat dimulai dengan kalkulasi anggaran biaya sebagai berikut : Investasi Sarana  Sewa Lahan : Rp. 5,000,000  Kandang : Rp. 5,000,000  Alat/perlengkapan kandang : Rp. 4.000,000 Total investasi = Rp. 14.000,000 Biaya Operasional Awal 1  Bibit umur 2-3hari 10000 ekor x Rp. 5000 : Rp.50.000.000  Pakan hingga usia 2 bulan : Rp.23.340.000  Obat dan vaksin : Rp. 2.000.000 Total = Rp. 75,340,000 Biaya Operasional Awa 2  Pakan hingga 4 bulan : Rp.23.350.000 Total = Rp. 23,350,000 Biaya Operasional Lanjutan  Pakan 100 kg per hari x Rp 3200 / kg x 30 x 18 : Rp. 172,800,000  Biaya pengangkutan + perawatan : Rp. 500,000  Gaji karyawan Rp.10,- x 1000 x 30 x 18 : Rp. 5,400,000  Pengangkutan : Rp. 2,000,000 Total : Rp. 180,700,000 Total Biaya Operasional Rp. 279.390.000 Total Pengeluaran (Investasi Sarana +¬ Total Biaya Operasional) Rp. 279.390.000 Hasil Peroduksi • (ayam produktif 80% x 10000=8000ekor) • Hasil telur 8000butir/hari dari 10.000ekor • 1peti/ikat telur = 15kg isi 240butir • 8000butir : 240butir = 34peti/hari • Harga pokok produksi dari kandang saat ini Rp16500/kg 34peti x 15kg x Rp.16.500/kg = Rp.8.415.000/hari Rp.8.145.000 X 25 hari kerja = Rp.210.375.000./bln (maka dalam jangka waktu 1bulan modal sudah kembali) HASIL PENJUALAN  Permintaan pasar dalam 1 bulan mencapai 12.5ton  Harga pasaran umum saat ini Rp18500/kg  (kemampuan produksi & kemampuan penjualan) 34peti x 15kg x Rp.18.500/kg = Rp.9.435.000/hari 12.5ton X Rp.18500/kg = Rp.231.250.000/bln Rp.8.145.000 X 25 hari kerja = Rp.210.375.000./bln (modal awal) Rp.9.435.000 X 25 hari kerja = Rp.235.875.000./bln (hasil penjualan/bulan) Total keuntungan awal Rp.20.875.000/  HASIL PENJUALAN BULAN KE-7 Dengan kemampuan produksi 34peti/hari maka penjualan di bulan ke -7 bisa di rincikan sebagai berikut ;  34peti x 15kg x Rp.16.500/kg = Rp.8.415.000 X 25 hari kerja =Rp. 210.375.000  34peti x 15kg x Rp.19.500/kg x 25 hari kerja = Rp.248.625.000 (harga naik)  34peti x 15kg x Rp.17.500/kg x 25 hari kerja = Rp.223.125.000 (harga turun) Untuk dana awal, pengeluaran yang harus dipenuhi hanya sampai ayam petelur berumur 6 bulan, karena setelah umur 6 bulan ayam petelur sudah bisa mendanai untuk pangannya sendiri. Sehingga dari perencanaan anggaran diatas, kita dapat menganalisa untuk dana perencanaan awal mulai membuka usaha ini adalah sebagai berikut: BAB III LAMPIRAN PROFILE PENULIS PROFOSAL NAMA : ERWIN ALAMAT : JL.SINGKUP BABAKAN NANGGERANG RT005/004 KEC.PURBARATU KOTA TASIKMALAYA 46196 NO KONTAK (HP) : 081313010830 EMAIL : erwinnugraha07@gmail.com NO. REKENIN G : 0060188718100 bank BJB a/n ERWIN Lokasi BAB IV PENUTUP Demikian profosal ini saya buat dan semoga semua rencana dan keinginan bisa terealisasikan,demi kesejahteraan rakyat sekitar daerah. Dan semoga donator kreditur ataupun kreditur selalau ada dalam lindungan yang maha kuasa . Sebelumnya saya ucapkan banyak terimakasih.

JAWA BARAT

09-10-2016

Lihat Detail
PROPOSAL USAHA “Membuka Peternakan Ayam Petelur” Diusulkan oleh :\\ NAMA : ERWIN NIM/BP : 16421/10 No HP : 0813-1301-0830 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Mencari pekerjaan dimasa sekarang ini merupakan hal yang cukup sulit. Banyak sekali calon pekerja yang berkeinginan untuk bekerja di instansi pemerintahan atau swasta, tetapi lapangan pekerjaan saat ini sangat terbatas. Hal ini menyebabkan jumlah pengangguran semakin banyak. Dilihat dari segi ekonomi individual tentu saja masalah pengangguran itu sangat merugikan karena manusia mempunyai kebutuhan yang tidak terbatas. Oleh karena itu sebagai calon tenaga kerja, kita harus mampu berpikir kreatif dan inovatif yang mampu membaca peluang serta pandai memanfaatkannya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dan tidak terfokus hanya pada satu jenis pekerjaan saja. Wirausaha merupakan salah satu usaha untuk mengatasi meningkatnya jumlah pengangguran. Selain menguntungkan dari segi ekonomi, sebagaian besar kegiatan wirausaha juga sangat membantu usaha-usaha dalam memenuhi kebutuhan masyarakat banyak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Salah satu usaha yang mudah dikembangkan yaitu pemeliharaan ayam petelur. Saat ini banyak sekali orang yang membutuhkan telur ayam negri/komersil. Adapun analisis SWOT yang dalam usaha bisnis budidaya ayam Arab petelur ini yaitu: 1. Strengths (Kekuatan)  Memiliki perencanaan yang kuat dan terstruktur  Memiliki Lahan yang strategis  Tingkat Produksi telur Ayam petelur lebih banyak dibanding ayam kampung lainnya.  Adaptasi ayam petelur terhadap cekaman lingkunan lebih baik dibanding ayam pedaging.  Kualitas telur ayam Petelur lebih baik dibanding telur ayam kampung. 2. Weaknesses (Kelemahan)  Permintaan komsumen akan telur ayam horen/komersil belum bisa terpuaskan  Harga Obat-obatan dan vaksin yang mahal 3. Opportunities (Peluang)  Persaingan Usaha yang belum banyak di daerah saya.  Pemasaran yang luas karena kompetitor yang belum sanggup memenuhi permintaan customer.  Permintaan Masyarakat akan telur ayam komersil semakin meningkat 4. Threats (Ancaman)  Adanya pemilik modal yang akan mendahului usaha beternak ayam petelur.  Masuknya pesaing baru  Wabah penyakit yang timbul  Telur yang didatangkan dari daerah-daerah lain dalam jumlah yang banyak B. Perumusan Masalah Prospek usaha beternak ayam komersil di daerah singkup kecamatan purbaratu kota Tasikmalaya mempunyai peluang yang sangat besar dilihat dari potensi pemeliharaan dan jumlah pesaing yang hanya sedikit juga team marketing yang bisa di andalkan. C. Tujuan Program Tujuan dari kegiatan wirausaha beternak ayam komersil, adalah:  Dapat melakukan wirausaha beternak ayam ras/komersil dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan masyarakat, seperti:  Dapat memenuhi pasokan telur dan daging ayam sesuai dengan kebutuhan.  Bulunya sebagai bahan aneka kerajinan atau perabot rumah tangga lainnya  Kotorannya sebagai pupuk kandang ataupun kompos yang baik dapat digunakan sebagai pupuk tanaman.  Dapat menjalankan kelangsungan usaha semestinya dan mengembangkannya.  Dengan usaha ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dan menambah pendapatan penulis. BAB II RENCANA WIRAUSAHA BETERNAK AYAM RAS/KOMERSIL A. Lokasi Wirausaha Beternak Ayam Ras Lokasi wirausaha yang akan dibangun adalah: Tempat : kp.Babakan NAnggerang RT005/RW004 singkup, kec.Purbaratu Kota TASIKMALAYA Areal : Ladang sewa Alasan : tempat begitu nyaman untuk usaha beternak ayam ras, dan tidak mengganggu lingkungan pemukiman masyarakat setempat. B. Metode Pemasaran 1. Wilayah Pemasaran Wilayah pemasaran dari ayam petelur ini biasanya dilakukan ke daerah daerah jawa barat terutama wilayah periangan timur hingga pulau Sumatra. 2. Sasaran Konsumen  Agen Pemasaran telur ayam ras saat ini tidak sulit, karena sudah ada agen yang menampung pasokan telur ayam ras. Merekalah yang membawa telur ini ke daerah luar seperti pekanbaru, jambi, Palembang dan wilayah jawa barat.  Warung Makan/Restoran dan Café Pemasaran juga dapat dilakukan kerjasama dengan warung makan dan café. Mereka sangat membutuhkan pasokan telur ayam untuk dijadikan sebagai bahan utama masakan, makanan.  Masyarakat Setempat Bagi masyarakat setempat (berada sekitar lokasi peternakan) yang menginginkan telur ayam segar dapat secara langsung membeli di peternakan. 3. Strategi Pemasaran Strategi pemasaran yang dilakukan yaitu dengan menjalin kerja sama dengan agen yang saling menguntungkan. Dalam hal ini, agen dapat memperoleh telur dengan mudah dan harga yang lebih murah sedangkan pihak peternak keuntungan yang diperoleh yaitu adanya kemudahan dalam memasarkan hasil produksi telurnya. Disamping itu, strategi lain yang akan dilakukan yaitu dengan mendistribusikan secara langsung ke konsumen, dengan mendatangi Warung makan dan café toko toko grosir dan minimart ataupun supermarket yang telah berlangganan serta mengantarkan ke komsumen jika ada yang memesan. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa persaudaraan dan solidaritas diantara kedua belah pihak (Produsen dan Komsumen). 4. Saingan Usaha Usaha budidaya ayam petelur di daerah singkup kecamatan purbaratun kota Tasikmalaya umumnya masih terbilang sedikit. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat setempat mengenai budidaya tetnak ayam petelur dan banyak pemilik modal besar yang merasa takut untuk mulai mencoba budidaya ayam petelur. Dengan demikian hanya sebagian kecil saja masyarakat setempat yang memberikan perhatian khusus dan keberanian untuk mencoba beternak ayam petelur. Sehingga tingkat persaingan budidaya ayam Petelur di daerah ini masih sedikit C. Metode pelaksanaan program Berdasarkan pada tujuan yang ingin dicapai, maka dalam kegiatan ini dibutuhkan tahapan-tahapan penyelesaian pada usaha kecil, sasaran secara operasional adalah sebagai berikut : 1. Penyiapan sarana dan perlengkapan a. Perkandangan Kandang yang digunakan adalah jenis kandang Kandang Bateray, merupakan kandang yang berbentuk sangkar empat persegi panjang yang disusun berderet-deret memanjang bertingkat dua ataupun bertingkat tiga, dan setiap sangkar (ruangan) hanya menampung satu ekor ayam. Lantai kandang merupakan bilah-bilah bambu ataupun kawat yang disusun tidak rapat agar kotoran ayam dapat langsung jatuh ke tanah. Ukuran luas sangkar kandang untuk satu ekor ayam adalah panjang 45 cm, lebar 25 – 30 cm dan tinggi 40 – 45 cm. Pintu kandang terletak di bagian muka, pada sisi yang berukuran 40 – 45 cm x 25 30 cm. Model kandang ini paling sesuai dengan dan efektif untuk daerah tropis yang panas dan lembab seperti di Indonesia, serta cocok untuk lahan yang sempit. Beberapa keuntungan kandang model ini adalah sebagai berikut.  Lebih menghemat tempat dan dapat dibuat bertingkat.  Produktivitas masing-masing ayam mudah diketahui.  Pengawasan kesehatan ayam lebih terjamin.  Penyebaran atau penularan penyakit secara luas dapat dicegah.  Energi yang dikeluarkan lebih sedikit, sehingga ayam dapat berproduksi maksimal.  Mencegah kerusakan telur dari pematukan.  Mencegah terjadinya kanibalisme.  Memudahkan pemeliharaan seperti pemberian pakan, minum dan lain-lain.  Memudahkan dalam pengambilan telur. b. Penyiapan Bibit Dalam penyiapan bibit (anak) ayam ras berbeda dengan penyiapan bibit ayam kampong pada umumnya. Pada ayam ras anak yang dijual oleh agen sudah dipisahkan antara yang jantan dan betina. Karena ayam ras sudah dapat dibedakan antara yang jantan dan betina semenjak menetas. Akan tetapi pada ayam kampong tidak demikian. c. Pemeliharaan Anak ayam petelur yang berusia 2-3 hari pertama harus dipelihara didalam suatu kandang yang cukup besar secara bersama-sama, tapi sebelumnya harus diberikan vaksin terlebih dahulu. Kemudian di dalam kandang diberikan penghangat tambahan. Biasanya penghangat itu yang digunakan adalah lampu (pada siang hari) dan ditambah dengan kompor pada malam hari. Ini dilakukan sampai anak ayam arab mulai tumbuh sayapnya, yaitu pada usia satu minggu. Setelah usia satu minggu pemanas tersebut di angkat dan masih dipelihara didalam kandang tersebut hingga usia 2 bulan. Pada usia ini ayam yang jantan sudah siap untuk di jual. Berat rata-rata ayam petelur jantan pada usia ini adalah adalah 8 ons. Kemudian pada saat ini ayam betina sudah bisa dipindahkan kedalam kandang Bateray. Ayam mulai bertelur pada usia 5 bulan, tapi masih dalam jumlah satu-satu. Ayam ini mulai merata bertelur pada usia 6 bulan. Masa produktif ayam ras hingga berumur 2 tahun, dan kemudian siap dijual kembali. Ayam arab betina usia 2 tahun rata-rata beratnya adalah 1,8 Kg. d. Pemberian Makanan Beberapa pengalaman pemelihara ayam Arab, bahwa pemberian pakan campuran dedak, jagung dan konsentrat dengan perbandingan 1 : 2 : 3 dapat menghasilkan produksi 70-80% selama 2 tahun. Produktivitas ayam petelur komersil menurun dengan bertambahnya umur ayam. Ayam ras komersil termasuk jenis petelur tipe ringan dibawah 1880 gr per ekor. Konsumsi pakan umumnya maksimal 100 gr/ekor/hari. Dengan adanya batasan pemberian ransum ini maka sebaiknya penyusunan ransum yang tepat sesuai kebutuhan karena kelebihan ransum dapat menyebabkan ayam menjadi gemuk dan menurunkan produksi telur, Ransum yang dikonsumsi oleh unggas harus dapat memenuhi segala kebutuhan unsur-unsur gizi utama dan pra utama bagi unggas, sehingga menghasilkan produksi yang optimal. Produksi yang optimal dikaitkan dengan prinsip ekonomis dan teknis peternakan. Produksi yang optimal dimana produksi telur dapat memberikan tingkat manfaat semaksimal mungkin kepada peternak. Ransum untuk ayam berproduksi pada komposisi yang baik adalah dengan kandungan protein 17% dan energinya 2850 kkal/kg; akan menghasilkan produksi telur yang baik untuk daerah tropis (Rasyaf, 1995). Perhitungan kandungan ransum dapat dilakukan secara sederhana dengan membandingkan jumlah komposisi antara pakan sumber protein dan sumber karbohidrat. Jika ransum yang tersedia hanya dedak dan konsentrat (pabrik) maka komposisi 3 : 1 sudah mendekati kandungan nutrisi (protein dan energi) di atas. Dalam manajemen pemeliharaan, yang perlu diperhatikan adalah kandungan nutrisi pakan, karena ini akan mempengaruhi produktivitas telur. Pakan dengan kandungan protein yang rendah (di bawah jumlah kebutuhannya) menyebabkan ayam tidak bertelur. Penurunan produktivitas bisa mencapai 50%, hal ini sangat merugikan bagi usaha ternak. Sebagai ayam petelur, ayam Arab cukup sensitif terhadap respon pakan, jika hanya diberi dedak saja, produktivitas telur hanya tercapai sekitar 10-15%. Jika terus menerus demikian ayam-ayam kemudian tidak dapat menghasilkan telur. Untuk memulihkan kondisinya membutuhkan waktu kurang lebih 1 minggu, perbaikan pemberian pakan baru akan memberikan dampak produksi, yaitu ayam-ayam akan bertelur kembali. e. Pengangkutan Jasa pengangkutan juga sangat dibutuhkan dalam usaha ini, sehingga diperlukan adanya dana ekstra untuk pengangkutan. Hal ini diperlukan untuk membawa makanan ke kandang, dan juga untuk membawa hasil produksi pada konsumen. 2. Ketentuan Pemeliharaan Dalam pelaksanaan usaha ini mengingat penulis juga seorang mahasiswa, maka dibutuhkan juga seorang tenaga tambahan (karyawan) yang mengontrol 2 kali sehari peternakan ayam. Pengontrolah harus dilakukan dengan teratur, yaitu pagi hari jam 09.00 dan pada sore hari jam 15.00. Karena jenis usaha ini merupakan usaha sampingan, maka karyawan biasanya dihargai upah sebesar Rp.100,-/ekor ayam/hari. D. Analisis Ekonomi Budidaya Untuk dapat menjalankan kegiatan wirausaha beternak ayam petelur ini diperlukan biaya atau sejumlah dana (modal). Setelah melihat langkah-langkah dalam konsep dasar berusaha dan memperkirakan sejumlah taksasi dana yang akan diperlukan, maka wirausaha beternak ayam petelur dapat dimulai dengan kalkulasi anggaran biaya sebagai berikut : Investasi Sarana  Sewa Lahan : Rp. 15,000,000  Kandang : Rp. 85,000,000  Alat/perlengkapan kandang : Rp. 4.000,000 Total = Rp. 104.000,000 Biaya Operasional Awal 1  Bibit umur 16minggu 1000 ekor x Rp. 5000 : Rp. 5.000.000  Pakan hingga usia 2 bulan : Rp.31.500.000  Obat dan vaksin : Rp. 12.000.000 Total = Rp 48,500,000 Biaya Operasional Awal 2  Pakan hingga 4 bulan : Rp.77.760.000 Total = Rp 77.760.000 Biaya Operasional Lanjutan  Pakan 120 kg per hari x Rp 5400/ kg x 30 x 18 : Rp. 194.400.000  Biaya pengangkutan + perawatan : Rp. 1.200,000  Gaji karyawan Rp.10,- x 1000 x 30 x 18 : Rp. 5,400,000  Pengangkutan : Rp. 2,000,000 Total :Rp. 203.000.000 Total Biaya Operasional Rp433.260.000 Total Pengeluaran (Investasi Sarana +¬ Total Biaya Operasional) Rp. Rp433.260.000 Hasil Peroduksi • (ayam produktif 80% x 10000=8000ekor) • Hasil telur 8000butir/hari dari 10.000ekor • 1peti/ikat telur = 15kg isi 240butir • 8000butir : 240butir = 34peti/hari • Harga pokok produksi dari kandang saat ini Rp16500/kg 34peti x 15kg x Rp.16.500/kg = Rp.8.415.000/hari Rp.8.145.000 X 25 hari kerja = Rp.210.375.000./bln (maka dalam jangka waktu 4bulan setelah produksi modal sudah kembali) HASIL PENJUALAN  Permintaan pasar dalam 1 bulan mencapai 12.5ton  Harga pasaran umum saat ini Rp18500/kg  (kemampuan produksi & kemampuan penjualan) 34peti x 15kg x Rp.18.500/kg = Rp.9.435.000/hari 12.5ton X Rp.18500/kg = Rp.231.250.000/bln Rp.8.145.000 X 25 hari kerja = Rp.210.375.000./bln (modal awal) Rp.9.435.000 X 25 hari kerja = Rp.235.875.000./bln (hasil penjualan/bulan) Total keuntungan awal Rp.20.875.000/  HASIL PENJUALAN BULAN KE-7 Dengan kemampuan produksi 34peti/hari maka penjualan di bulan ke -7 bisa di rincikan sebagai berikut ;  34peti x 15kg x Rp.16.500/kg = Rp.8.415.000 X 25 hari kerja =Rp. 210.375.000  34peti x 15kg x Rp.19.500/kg x 25 hari kerja = Rp.248.625.000 (harga naik)  34peti x 15kg x Rp.17.500/kg x 25 hari kerja = Rp.223.125.000 (harga turun) Untuk dana awal, pengeluaran yang harus dipenuhi hanya sampai ayam petelur berumur 6 bulan, karena setelah umur 6 bulan ayam petelur sudah bisa mendanai untuk pangannya sendiri BAB III LAMPIRAN PROFILE PENULIS PROFOSAL NAMA : ERWIN ALAMAT : JL.SINGKUP BABAKAN NANGGERANG RT005/004 KEC.PURBARATU KOTA TASIKMALAYA 46196 NO KONTAK (HP) : 081313010830 EMAIL : erwinnugraha07@gmail.com NO. REKENIN G : 0060188718100 bank BJB a/n ERWIN Lokasi BAB IV PENUTUP Demikian profosal ini saya buat dan semoga semua rencana dan keinginan bisa terealisasikan,demi kesejahteraan rakyat sekitar daerah. Dan semoga donator kreditur ataupun kreditur selalau ada dalam lindungan yang maha kuasa . Sebelumnya saya ucapkan banyak terimakasih.

JAWA BARAT

09-10-2016

Lihat Detail
Dengan ini kami bermaksud ingin mengajukan kerjasama di bidang usaha peternakan ayam petelur , silahkan simpan email, PIN BB, no HP anada di komentar Demikian penawaran kerjasama ini kami buat untuk menjadi pertimbangan bagi rekan- rekan semua. Informasi lebih lanjut mengenai hal ini, silahkan hubungi kami pada kontak yang sudah disediakan. Terima kasih.

JAWA BARAT

27-09-2016

Lihat Detail
Dengan ini kami bermaksud ingin mengajukan kerjasama peternakan kambing plus rumah ternak atau kandang dan pengelolaanya.lahan ternak kandang menjadi milik investor Lahan perkapling 200m2 Kambing 20 ekor Pengelolaan dan pasca panen dikelola profesional Proposal wa 087883494883 ..................................................................................................... ..................................................................................................... ..................................................................................................... Demikian penawaran kerjasama ini kami buat untuk menjadi pertimbangan bagi rekan- rekan semua. Informasi lebih lanjut mengenai hal ini, silahkan hubungi kami pada kontak yang sudah disediakan. Terima kasih.
Assallamualaikum kami menawarkan kerjasama untuk mengisi kebutuhan beberapa rumah makan kepada para investor dengan system bagi hasil seminggu sekali... Modal minimal 10jt..keuntungan Rp 700 - 800/minggu...investor tinggal terima bersih .info lengkap d0f9e03e.no php no modus..bisa langsung survein ke lokasi..yang mau php adan modus tolong minggir dulu... Terimakasih argomaret

JAWA BARAT

12-08-2016

Lihat Detail

Menu utama

Penjualan

pertanian
peternakan
perikanan
lain-lain

Permintaan

pertanian
peternakan
perikanan
lain-lain

Kerjasama

pertanian
peternakan
perikanan
lain-lain

Penjualan

Permintaan

Kerjasama

Pengguna

Semua Provinsi

ACEH

SUMATERA UTARA

SUMATERA BARAT

RIAU

JAMBI

SUMATERA SELATAN

BENGKULU

LAMPUNG

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

KEPULAUAN RIAU

DKI JAKARTA

JAWA BARAT

JAWA TENGAH

DI YOGYAKARTA

JAWA TIMUR

BANTEN

BALI

NUSA TENGGARA BARAT

NUSA TENGGARA TIMUR

KALIMANTAN BARAT

KALIMANTAN TENGAH

KALIMANTAN SELATAN

KALIMANTAN TIMUR

KALIMANTAN UTARA

SULAWESI UTARA

SULAWESI TENGAH

SULAWESI SELATAN

SULAWESI TENGGARA

GORONTALO

SULAWESI BARAT

MALUKU

MALUKU UTARA

PAPUA BARAT

PAPUA