ikan layang

Rp 12,000 - 13,000

minimal pembelian:
1000 Ton

JAWA TIMUR

Rp 18,000 - 20,000

minimal pembelian:
17000 Kg

MALUKU

Saat ini kami membutuhkan pasokan komoditi IKAN LAYANG FROZEN/BEKU karton GRADE A/B. minimal 10-20 ton lebih banyak lebih baik.HUB. No 082257838807 atau pada kontak yg tersedia. Bagi rekan- rekan yang memiliki komoditi tersebut dapat mengajukan penawarannya. Terima kasih

JAWA TIMUR

01-08-2015

Lihat Detail

Jual beli ikan layang harga murah dari supplier di Agromaret


Jual beli ikan layang langsung dari petani dan supplier seluruh indonesia. Dapatkan harga ikan layang termurah di halaman jual ikan layang agromaret.

Harga Ikan Layang (Manfish) dan Cara Membudidayakannya

 

Manfish atau dikenal dengan ikan layang merupakan ikan hias yang mudah dikembangkan karena sering bertelur. Budidaya ikan manfish terbilang cukup praktis karena tidak perlu membutuhkan lahan yang luas. Budidaya ikan ini dapat dilakukan air akuarium sehingga tidak memerlukan investasi yang besar dalam membudidayakannya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai budidaya ikan manfish yaitu:

  1. Persiapan Wadah Pemijahan

Untuk pemijahan, gunakan akuarium dengan ukuran panjang 80 cm dan lebar 40 cm dengan ketinggian air 30 cm. Sebaiknya semua bagian akuarium dibersihkan terlebih dahulu menggunakan busa, kemudian bilas dan dikeringkan. Setelah bersih, selanjutnya akuarium diisi air dengan ketinggian 30 cm dan endapkan selama satu hari.

 

  1. Seleksi Induk

Induk Jantan

Ciri-ciri indukan jantan biasanya ukurannya lebih besar dari betina, bagian perutnya pipih, memiliki bentuk kepala yang sedikit besar dan pada bagian mulut dengan sirip agak cembung.

 

Induk Betina

Berbeda dengan indukan jantan, ukuran pada indukan betina lebih kecil, jika dilihat dari atas perut lebih besar dan sedikit menonjol, kepalanya kecil dan antara mulut dengan sirip punggung bergaris lurus.

 

  1. Pemijahan

Beberapa hal yang diperlukan untuk melakukan pemijahan yaitu menyiapkan akuarium dengan panjang 80 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 40 cm lalu bersihkan. Kemudian akuarium diisi dengan air dengan ketinggian 30 cm dan beri aerasi. Kemudian endapkan selama satu hari. Masukkan substrat berupa pralon pada akuarium. Pralon disini digunakan untuk menempelkan telur-telur dari betina. Kemudian lakukan seleksi induk.

 

Induk yang siap dpijiah sebaiknya yang sudah berumur 7 bulan, sellau beriring-iringan, untuk induk betina pilih yang perutnya membesar dan genitalnya terlihat menonjol.

  1. Pemeliharaan Larva

Apabila induk sudah bertelur, pisahkan indukan dengan telurnya. Ini untuk menghindari agar telur tidak dimakan oleh induknya. Di dalam akuarium untuk pemeliharaan larva, isi air dengan ketinggian 7-10 cm. Masukkan Methylene Blue agar telur tidak diserang jamur. Pemberian MB terus diberikan hingga benih berumur 14 hari.

Biasanya telur akan menetas selama 2 sampai 3 hari. Jangan beri makan larva saat setelah menetas sebab larva masih memili cadangan makanan pada tubuhnya. Larva akan mulai beerenang ketika sudah berumur 4-5 hari. Saat larva sudah berenang ini berarti tanda bahwa cadangan makanan pada larva sudah habis. Sebaiknya pakan yang diberikan adalah pakan alami yaitu artemia atau ktu air. Pemberian pakan berupa kutu air ini diberikan sampai larva berumur 3 minggu. Setelah lebih dari 3 minggu pakan yang diberikan berupa cacing larva.

 

  1. Pendederan

Jika larva sudah berumur 3 minggu lakukan pendederan. Siapkan akuarium dnegan panjang 100 cm, lebar 50 cm dan tinggi 40 cm dan isi dengan ketinggi air 25 sampai 30 cm sebagai tempat pendederan manfish. Jika sudah diendapkan selama satu hari pindahkan benih ke akuarium dan beri pakan cacing suitera.

 

  1. Pembesaran

Untuk pembesaran sebaiknya gunakan akuarium dnegan ukuran panjang 100 cm, lebar 50 cm dan tinggi 40 cm dengan ketinggian air 30 sampai 35 cm. Kapasitas untuk akuarium ini untuk 25 ekor ikan yang berumur 1 bulan. Pergantian air sebaiknya dilakukan setiap 3 hari sekali.

 

 

Harga Ikan layang (Manfish)

 

Apabila telah berhasil melakukan budidaya ikan layang (manfish), ada baiknya untuk menjual ikan layang (manfish)agar memperoleh keuntungan. harga ikan layang (manfish) berbeda-beda tergantung wilayah penjualan dan jenis ikannya. Di Kota Tangerang ikan ini dijual dengan harga Rp. 15.000. sedangkan di Depok anda dapat membeli ikan layang (manfish) jenis Blue Pinoy dengan harga Rp. 10.000 dengan berat 100 gram. Masih di Kota Depok, harga jual ikan layang (manfish) platinum medium size dipatok sebesar Rp. 5.000 dengan berat 100 gram. Sedangkan ikan layang (manfish) dengan jenis red eye, harga jual ikan layang jenis ini sebesar  Rp. 6000 dengan berat 100 gram. Sementara itu, untuk benihnya ikan layang (manfish) di Jakarta diijual dengan harga Rp. 1000 untuk tiap ekornya.

 

Nah, itulah cara membudidayakan ikan manfish atau ikan layang beserta taksiran harganya. Tertarik untuk membudidayakan? Langsung saja ya ikuti langkah-langkah di atas. jika anda ingin membeli ikan layang anda dapat mencari penjual ikan layang dengan harga ikan layang terbaik di agromaret ya.

Lihat selengkapnya..
Bagikan:

ikan layang

ikan layang

Jual beli ikan layang langsung dari petani dan supplier seluruh indonesia. Dapatkan harga ikan layang termurah di halaman jual ikan layang agromaret.

Harga Ikan Layang (Manfish) dan Cara Membudidayakannya

 

Manfish atau dikenal dengan ikan layang merupakan ikan hias yang mudah dikembangkan karena sering bertelur. Budidaya ikan manfish terbilang cukup praktis karena tidak perlu membutuhkan lahan yang luas. Budidaya ikan ini dapat dilakukan air akuarium sehingga tidak memerlukan investasi yang besar dalam membudidayakannya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai budidaya ikan manfish yaitu:

  1. Persiapan Wadah Pemijahan

Untuk pemijahan, gunakan akuarium dengan ukuran panjang 80 cm dan lebar 40 cm dengan ketinggian air 30 cm. Sebaiknya semua bagian akuarium dibersihkan terlebih dahulu menggunakan busa, kemudian bilas dan dikeringkan. Setelah bersih, selanjutnya akuarium diisi air dengan ketinggian 30 cm dan endapkan selama satu hari.

 

  1. Seleksi Induk

Induk Jantan

Ciri-ciri indukan jantan biasanya ukurannya lebih besar dari betina, bagian perutnya pipih, memiliki bentuk kepala yang sedikit besar dan pada bagian mulut dengan sirip agak cembung.

 

Induk Betina

Berbeda dengan indukan jantan, ukuran pada indukan betina lebih kecil, jika dilihat dari atas perut lebih besar dan sedikit menonjol, kepalanya kecil dan antara mulut dengan sirip punggung bergaris lurus.

 

  1. Pemijahan

Beberapa hal yang diperlukan untuk melakukan pemijahan yaitu menyiapkan akuarium dengan panjang 80 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 40 cm lalu bersihkan. Kemudian akuarium diisi dengan air dengan ketinggian 30 cm dan beri aerasi. Kemudian endapkan selama satu hari. Masukkan substrat berupa pralon pada akuarium. Pralon disini digunakan untuk menempelkan telur-telur dari betina. Kemudian lakukan seleksi induk.

 

Induk yang siap dpijiah sebaiknya yang sudah berumur 7 bulan, sellau beriring-iringan, untuk induk betina pilih yang perutnya membesar dan genitalnya terlihat menonjol.

  1. Pemeliharaan Larva

Apabila induk sudah bertelur, pisahkan indukan dengan telurnya. Ini untuk menghindari agar telur tidak dimakan oleh induknya. Di dalam akuarium untuk pemeliharaan larva, isi air dengan ketinggian 7-10 cm. Masukkan Methylene Blue agar telur tidak diserang jamur. Pemberian MB terus diberikan hingga benih berumur 14 hari.

Biasanya telur akan menetas selama 2 sampai 3 hari. Jangan beri makan larva saat setelah menetas sebab larva masih memili cadangan makanan pada tubuhnya. Larva akan mulai beerenang ketika sudah berumur 4-5 hari. Saat larva sudah berenang ini berarti tanda bahwa cadangan makanan pada larva sudah habis. Sebaiknya pakan yang diberikan adalah pakan alami yaitu artemia atau ktu air. Pemberian pakan berupa kutu air ini diberikan sampai larva berumur 3 minggu. Setelah lebih dari 3 minggu pakan yang diberikan berupa cacing larva.

 

  1. Pendederan

Jika larva sudah berumur 3 minggu lakukan pendederan. Siapkan akuarium dnegan panjang 100 cm, lebar 50 cm dan tinggi 40 cm dan isi dengan ketinggi air 25 sampai 30 cm sebagai tempat pendederan manfish. Jika sudah diendapkan selama satu hari pindahkan benih ke akuarium dan beri pakan cacing suitera.

 

  1. Pembesaran

Untuk pembesaran sebaiknya gunakan akuarium dnegan ukuran panjang 100 cm, lebar 50 cm dan tinggi 40 cm dengan ketinggian air 30 sampai 35 cm. Kapasitas untuk akuarium ini untuk 25 ekor ikan yang berumur 1 bulan. Pergantian air sebaiknya dilakukan setiap 3 hari sekali.

 

 

Harga Ikan layang (Manfish)

 

Apabila telah berhasil melakukan budidaya ikan layang (manfish), ada baiknya untuk menjual ikan layang (manfish)agar memperoleh keuntungan. harga ikan layang (manfish) berbeda-beda tergantung wilayah penjualan dan jenis ikannya. Di Kota Tangerang ikan ini dijual dengan harga Rp. 15.000. sedangkan di Depok anda dapat membeli ikan layang (manfish) jenis Blue Pinoy dengan harga Rp. 10.000 dengan berat 100 gram. Masih di Kota Depok, harga jual ikan layang (manfish) platinum medium size dipatok sebesar Rp. 5.000 dengan berat 100 gram. Sedangkan ikan layang (manfish) dengan jenis red eye, harga jual ikan layang jenis ini sebesar  Rp. 6000 dengan berat 100 gram. Sementara itu, untuk benihnya ikan layang (manfish) di Jakarta diijual dengan harga Rp. 1000 untuk tiap ekornya.

 

Nah, itulah cara membudidayakan ikan manfish atau ikan layang beserta taksiran harganya. Tertarik untuk membudidayakan? Langsung saja ya ikuti langkah-langkah di atas. jika anda ingin membeli ikan layang anda dapat mencari penjual ikan layang dengan harga ikan layang terbaik di agromaret ya.


Kembali ke halaman sebelumnya..

Menu utama

Penjualan

pertanian
peternakan
perikanan
lain-lain

Permintaan

pertanian
peternakan
perikanan
lain-lain

Kerjasama

pertanian
peternakan
perikanan
lain-lain

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Masuk Daftar
Home Kategori

Penjualan

Permintaan

Kerjasama

Pengguna

Semua Provinsi

ACEH

SUMATERA UTARA

SUMATERA BARAT

RIAU

JAMBI

SUMATERA SELATAN

BENGKULU

LAMPUNG

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

KEPULAUAN RIAU

DKI JAKARTA

JAWA BARAT

JAWA TENGAH

DI YOGYAKARTA

JAWA TIMUR

BANTEN

BALI

NUSA TENGGARA BARAT

NUSA TENGGARA TIMUR

KALIMANTAN BARAT

KALIMANTAN TENGAH

KALIMANTAN SELATAN

KALIMANTAN TIMUR

KALIMANTAN UTARA

SULAWESI UTARA

SULAWESI TENGAH

SULAWESI SELATAN

SULAWESI TENGGARA

GORONTALO

SULAWESI BARAT

MALUKU

MALUKU UTARA

PAPUA BARAT

PAPUA