sapi

Komoditi yang berhubungan:

Rp 15,000,000 - 27,000,000

minimal pembelian:
1 Ekor

JAWA TENGAH

Rp 40,000 - 45,000

minimal pembelian:
0 Butir

JAWA BARAT

Rp 48,000 - 50,000

minimal pembelian:
1 Ekor

DKI JAKARTA

Rp 28,000,000 - 33,000,000

minimal pembelian:
1 Ekor

JAWA BARAT

Rp 20,000,000 - 30,000,000

minimal pembelian:
5 Ekor

DKI JAKARTA

Rp 10,810,000 - 14,100,000

minimal pembelian:
230 Kg

JAWA BARAT

Rp 150,000,000 - 0

minimal pembelian:
-

JAWA TIMUR

Rp 65,000 - 70,000

minimal pembelian:
2 Kg

JAWA TIMUR

Rp 20,000,000

minimal pembelian:
1 Ekor

LAMPUNG

Rp 15,000,000 - 50,000,000

minimal pembelian:
1 Ekor

BANTEN

Rp 18,000,000 - 32,000,000

minimal pembelian:
1 Ekor

JAWA TENGAH

Rp 18,000,000 - 20,000,000

minimal pembelian:
2 Ekor

JAWA BARAT

Di cari Bakalan untuk penggemukan Sapi Jantan Sapi Bali terima di lokasi Bone Sulawesi Selatan.

Minimal 200 KG 

Minimal Umur 1.8 sampai  2 tahun 

SULAWESI SELATAN

22-05-2018

Lihat Detail

di cari peternak yang mempunyai bakalan jantan kami membutuhkan 20- 60 ekor / per bulan .

jika ada yang berminat kerjasama silahkan whatsapp 0811415571

 Berikut spefiaksi yang kami cari.

  1. Bibit sapi yang bagus memiliki ciri-ciri fisik seperti:
  • Memiliki bentuk tubuh yang proporsional, yaitu mempunyai rangka tubuh yang kokoh serta lebar.
  • Memiliki tinggi tubuh yang sama antara depan dan belakang serta tubuhnya memanjang.
  • Memiliki dada yang lebar, dengan mempunyai dada yang lebar akan membuat pertumbuhan daging di daerah dada bisa maksimal.
  • Memiliki bulu yang kering dan pendek dengan mata yang bersinar dan responsif terhadap lingkungan sekitar.
  • Bibit sapi yang bagus biasanya mempunyai pantat yang lebar serta perut kecil. Sebab, bibit sapi yang mempunyai perut besar menandakan bahwa bibit sapi terkena penyakit cacingan. Perut bibit sapi yang terlalu besar akan menghalangi pertumbuhan pada bagian yang lain, karena daging biasanya hanya akan tumbuh di bagian perut.
  • Memiliki kaki yang kokoh dan tulang kaki yang besar. Kaki yang kokoh pada bibit sapi yang bagus akan menopang berat badan sapi yang semakin besar.
  • Bibit sapi mempunyai bentuk kaki yang normal serta lurus.
  • Bibit sapi yang bagus memiliki bentuk tubuh yang tidak terlalu kurus dan tidak terlalu gemuk. Pilihlah bibit sapi yang berukuran sedang karena bibit yang terlalu kurus dan gemuk pertanda bahwa keadaan sapi tidak terlalu baik untuk dikembangbiakkan.
  1. Untuk memulai usaha ternak Anda, pilihlah bibit sapi yang sudah berusia 2—3 tahun

SULAWESI SELATAN

21-04-2018

Lihat Detail
KAMI SIAP MEMBELI SAPI POTONG 450 KG UP. DENGAN SPESIFIKASI: a. SAPI JANTAN JENIS LIMOSIN b. SAPI JANTAN JENIS SIMENTAL/SIMETAL KONDISI SAPI HARUS: 1. SAPI SEHAT 2. SAPI GEMUK DI PAHA, BADAN DAN BOKONG 3. PERUT SAPI TIDAK BUNCIT. CARA PEMBAYARAN CASH: TIMBANG DILOKASI KAMI LALU KAMI BAYAR CASH. KEBUTUHAN KAMI 100 EKOR /MINGGU KAMI MEMPRIORITASKAN PENJUAL YANG MAMPU SUPLY SECARA BERKESINAMBUNGAN DENGAN KONTRAK AWAL 3 BULAN. KONTRAK TANGGAL 1 MARET S/D TANGGAL 16 MARET 2012 KAMI BELI SAMPAI LOKASI KAMI DI DEPOK Rp. 24.000 /KG DILUAR TANGGAL TERSEBUT, HARGA AKAN MENGIKUTI HARGA PASAR BERIKUTNYA. JIKA ANDA SANGGUP MENSUPLY, HUB KAMI DI 0878.861.97.863

DKI JAKARTA

01-08-2015

Lihat Detail

 proposal ini di ajukan oleh :

1. Agus Apriyanto, Amd Vet, SM (D3 kesehatan hewan & sarjana manajemen)

2. Risqy Amaliah Hafiz, Amd Vet, Spt (D3 kesehatan hewan & sarjana peternakan)

3. drh. Muhammad huda ( Dokter Hewan)

KAMI BERENCANA MEMBUKA INVESTASI PETERNAKAN DI BEBERAPA WILAYAH DIANTARANYA JAWA TENGAH, SEMARANG, MADIUN, PALEMBANG, PADANG, JAYAPURA, SUKABUMI, BANDUNG. NAMUN APABILA ADA INVESTOR YANG INGIN MENGEMBANGKAN DI WILAYAHNYA KAMI TIDAK KEBERATAN DAN MEMBANTU MANAJEMENNYA. MOHON DOANYA SEMOGA PETERNAKAN DI INDONESIA MAJU DAN KONSUMSI DAGING DI INDONESIA MAKIN TINGGI SEHINGGA MAMPU MENCERDASKAN GENERASI BANGSA

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.    Latar Belakang

Prospek penggemukan sapi potong cukup bagus sejalan dengan meningkatnya penduduk, maka kebutuhan protein hewani akan meningkat. Selain itu, dengan adanya pengurangan kuota impor sapi dari Australia, mendorong peternakan lokal menjadi trend dan banyak dilirik. Prospek lain yang mendorong adalah menguatnya isu lingkungan mendorong pemakaian pupuk dan perlakuan organik bagi tanaman meningkat (sapi penghasil utama pupuk organik dari hewan). Disamping itu trend harga sapi dari tahun ke tahun tidak pernah menurun, cenderung 5 – 8 % di atas rata-rata inflasi. Usaha ini diharapkan dapat mensuplai kebutuhan daging sapi lokal (Sumedang), regional (Jawa Barat) dan nasional (Jakarta dan Banten). Atas dasar kenyataan tersebut, maka sangat terbuka peluang bagi usaha penggemukan sapi khususnya di wilayah Sumedang. Bisnis penggemukan sapi potong dinilai dapat terintegrasi dengan bisnis lain dimana bahan baku pakan dapat diperoleh dengan mudah. Sementara itu, limbah kotoran sapi dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam pembuatan pupuk organik yang saat ini permintaanya semakin meningkat. Dalam hubunganya dengan masyarakat sekitar, jenis usaha ini dapat menciptakan lapangan kerja baru. Selain itu, dengan adanya usaha ini diharapkan juga dapat memberikan edukasi bagi masyarakat sekitar dalam menumbuhkan jiwa wirausaha dengan memanfaatkan sumberdaya lokal. Dalam jangka panjang, usaha ini dapat dikembangkan melalui system pemberdayaan masyarakat sekitar dengan model inti-plasma atau model pola bagi hasil lainya.

B.         Tujuan

Tujuan usaha pengemukan sapi potong ini adalah sebagai berikut:

1.      Membuka lapangan pekerjaan

2.      Menumbuhkan dan mengembangkan jiwa wirausaha anggota kelompok tani

3.      Menggali sumber pendapatan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan keluarganya

4.      Mendukung Program Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang, sehingga dapat memberikan kontribusi kebutuhan danging sapi baik untuk memenuhi kebutuhan local maupun nasional.

 BAB II

PROFIL USAHA

A.    Teknis Produksi

Usaha penggemukan sapi ini berskala 40 ekor sapi dengan bobot awal antara 300 kg/ekor. Penggemukan dilakukan dalam jangka waktu 3 bulan, sehingga diharapkan dapat melakukan usaha penggemukan sebanyak 4 periode dalam satu tahun. Target pencapaian bobot badan harian (PBBH) adalah 1,2-1,6 kg per ekor. Sehingga pada akhir periode penggemukan bobot sapi yang diharapkan mencapai 390-400 kg/ekor. Apabila permintaan pasar terus meningkat, tidak menutup kemungkinan untuk mengembangkan usaha ini dalam skala yang lebih besar.

B.     Lokasi

Lokasi usaha berada di Dusun sukorejo rt 11 rw 02 , tegaldowo, kec, gemolong , sragen. Lokasi yang sesuai untuk penggemukan sapi harus memenuhi beberapa kriteria penting, diantaranya adalah :

Bebas dari penyakit endemik, misalnya antraks Dekat dengan sumber air bersih Dekat dengan akses jalan raya Dekat dengan kebun hijauan makanan ternak (HMT), atau terdapat sumber pakan murah berupa limbah-limbah hasil industri pertanian Dekat dengan sumber bakalan dan pasar.

Desa Pamulihan merupakan daerah agraris yang sebagian penduduknya bermatapencaharian sebagai petani. Tanah yang subur menyebabkan sebagian besar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Kondisi ini banyak dimanfaatkan oleh para petani untuk memelihara sapi potong karena mudahnya mendapatkan rumput untuk makanan. Di Desa Pamulihan selain pakan mudah didapat, lahan pemeliharaannya tersedia cukup banyak.. Potensi lainnya, pakan tambahan seperti bekatul padi, bekatul jagung, ketela pohon, ampas ketela, ampas tahu, kulit kopi dan lain-lain banyak didapat dan relative murah.

C.    Kandang

Kandang yang digunakan berupa kandang individu dengan ukuran 2 x 1,5 m per ekor, sehingga luas bangunan 1 unit kandang 183,6 m2. Kandang dibangun secara permanen dengan alas berupa beton, kerangka bangunan dari kayu dan atap berupa genting.

D.    Bakalan Sapi

Bakalan sapi yang akan digunakan yaitu sapi lokal peranakan Simental atau Limousin. Dengan menggunakan kedua jenis sapi tersebut, diharapkan target pertambahan bobot badan harian (PBBH) bisa mencapai 1,2-1,6 kg. Sapi yang akan digemukkan berumur antara 1,5 sampai 2 tahun dengan rata-rata bobot badan antara 200-300 kg/ekor.

E.     Pakan

Jenis pakan yang akan diberikan berupa hijauan dan konsentrat dengan perbandingan 60 : 40. Sehingga untuk sapi dengan bobot badan 250 kg, maka hijauan segar yang diberikan sebanyak 30 kg dan konsentrat 5 kg perhari. Pakan hijauan berupa rumput Raja (King Grass) yang bersumber dari kebun HMT, atau hijauan yang dibeli dengan kisaran harga Rp.250,-/kg. Sedangkan konsentrat yang akan digunakan merupakan konsentrat yang sudah jadi ditambah dengan ampas tahu, dedak dan ampas bir.

F.     Tenaga Kerja

Tenaga kerja tetap yang akan dipekerjakan yaitu 4 orang, masing-masing menangani 10 ekor sapi. Tugas dan tanggungjawab pekerja kandang ini meliputi kegiatan penanganan sapi sehari-hari seperti pemberian pakan, membersihkan kandang, dan pengolahan limbah atau kotoran ternak. Upah yang diberikan sebesar Rp. 4000 perhari untuk tiap ekor sapi, atau setara dengan Rp.1.200.000 perbulan untuk setiap pekerja.

G.    Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana yang diperlukan dalam usaha penggemukan sapi diantaranya adalah : gudang pakan beserta peralatanya, bangunan kantor dan perlengkapanya, serta instalasi air.

BAB III

PEMASARAN

 

A.    Target Pasar

Potensi usaha ternak sapi cukup menyebar merata di seluruh wilayah Indonesia. Pasar yang paling potensial untuk daging sapi adalah kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, dan wilayah Bodetabek. Namun demikian jumlah produksi tersebut masih belum memenuhi permintaan untuk pasar lokal sekalipun. Sehingga dalam rencana usaha ternak penggemukan sapi potong ini ditargetkan untuk mengisi kebutuhan pasar lokal surakarta namun tidak menutup kemungkinan dikirim ke daerah lain yang membutuhkan.

B.     Kebutuhan dan Proyeksi Pasar

Peluang peningkatan bisnis ternak sapi untuk pasar domestik sangat terbuka luas. Pasar lokal dapat diartikan pasar tingkat Kecamatan dan kabupaten apabila kita lihat di pasar-pasar tersebut tidak sedikit para pedagang yang menjual daging sapi, terlebih lagi apabila pada hari-hari besar seperti Hari Raya Idul Fitri terjadi berbagai  jamur di musim penghujan, banyak pedagang-pedagang baru untuk mencari keuntungan menjual daging sapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, di samping  itu pula pada hari Raya Idul Adha, sesusai dengan tingkat ekonomi masyarakat yang dimilikitidak sedikit pula orang yang menyembelih untuk korbannya yaitu sapi. Keadaan tersebut di atas merupakan indicator bahwa kebutuhan daging sapi untuk dikonsumsi semakin meningkat.

Produk ikutan dalam usaha penggemukan sapi diluar daging adalah kulit. Permintaan kulit sebagai bahan baku aneka kerajinan dan bahan asesoris pakaian memiliki kecenderungan yang terus meningkat. Ada beberapa pengrajin kulit di Garut misalnya, terpaksa gulung tikar karena kesulitan memperoleh kulit sebagai bahan baku usahanya.

 BAB IV

ANALISA FINANSIAL

A.    Biaya Investasi Awal

Jumlah dana atau modal yang dibutuhkan untuk kegiatan usaha penggemukan ternak sapi potong berdasarkan rancangan kebutuhan 40 orang ekor sapi adalah sebagai berikut :

Biaya Tetap

Pembuatan kandang sapi (Rp.1.500.000,-/ekor)                     = Rp.    60.000.000,-

Biaya Operasional

*Pengadaan/pembelian sapi jenis Lemousin dan Mental (berat bibit sekitar 300kg/ekor Rp 45.000/kg)

- 45000 X 300kg x 40 ekor x                                          = Rp.   540.000.000,–

- Pakan untuk 3 bulan (Rp15.100,-/ekor/hari)                  = Rp.    54.360.000.

- Vitamin, mineral dan obat cacing (1 paket)                    = Rp.      2.500.000,-

* Tenaga kerja

4 orang x Rp. 1.200.000 X 3 bulan,-                                   = Rp.      14.400.000,-

Jumlah biaya operasional                                               = Rp. 611.260.000,-

Jumlah dana/modal yang diperlukan penggemukan ternak sapi potong selama satu periode produksi (3 bulan/90 hari pertama) adalah sebesar Rp. 671.260.000,-

B.     Penjualan dan Keuntungan

Penjualan

1.      Kenaikan bobot sampai satu priode penggemukan berdasarkan pengalaman mencapai 1 kg/hari

2.      Bobot awal ternak sapi saat diterima oleh kelompok tani, rata-rata diperkirakan 300 kg.

3.      Bobot sapi saat dijual oleh kelompok tani/petani = 90hari x 1 kg + 300 kg = 390 kg/ekor.

4.      Bobot sapi seluruhnya (40 ekor) = 390 kg x 40 ekor =  15.600  kg

5.      Diperkirakan harga sapi saat penjualan sapi tersebut adalah =

15.600 kg x Rp. 42.500,-                          = Rp. 663.000.000,-

Setiap sapi menghasilkan 10 kg kotoran, sehingga selama periode penggemukan 90 hari seekor sapi menghasilkan 900 kg kotoran dengan harga per kg Rp. 200. Total pendapatan dari hasil penjualan kotoran sapi  40 ekor x 900 kg x Rp 200,00 = Rp. 7.200.000,- Total Pendapatan = Rp. 663.000.000,- + Rp. 7.200.000,-

= Rp. 670.200.000,-

Keuntungan

1.      Biaya Operasional                                        = Rp. 611.260.000,-

Total Pendapatan                                                  = Rp. 670.200.000,-

Keuntungan yang diperoleh    = Penjualan – Biaya Operasional

= Rp. 670.200.000,-– Rp. 611.260.000,-

                                                = Rp.  58.940.000,-

(lima puluh delapan juta sembilan ratus empat puluh ribu rupiah)

Jadi keuntungan yang diperoleh selama 3 bulan adalah Rp.  58.940.000,- atau Rp.19.646.000,- untuk 1 bulan.

Proposal Usaha Peternakan Sapi (Penggemukan)

 

 

BAB l

PENDAHULUAN

 

A. Latar Belakang

Usaha penggemukan sapi potong merupakan salah satu peluang usaha yang prospektif yang dapat dikembangkan di kabupaten Lampung tengah. Hal ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya kebutuhan akan konsumsi daging di Indonesia dari tahun ke tahun, sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk dan rata-rata kualitas hidup masyarakat serta semakin tingginya kesadaran dari masyarakat untuk mengkonsumsi pangan dengan kualitas baik dan kuantitas yang cukup.

 

Usaha penggemukan sapi potong juga relevan dengan upaya pelestarian sumberdaya lahan. Kotoran sapi yang diperoleh selama masa penggemukan, selain volumenya yang cukup besar juga memiliki berbagai kandungan senyawa dan mikroorganisme yang dapat digunakan untuk memperbaiki tekstur dan kesuburan tanah. Dalam tinjauan makro, pengembangan usaha penggemukan sapi juga merupakan salah satu upaya penghematan devisa. Pengembangan usaha penggemukan sapi merupakan salah satu upaya substitusi impor. Dengan demikian usaha penggemukan sapi sangat layak dalam tinjauan mikro, dan sangat terpuji dalam pandangan makro.

 

B. Pengembangan agribisnis peternakan penggemukan sapi di desa Srikaton Kecamatan Anak tuha Kabupaten Lampung tengah

l. Jenis Kegiatan : Penggemukan sapi 

 

ll. Lokasi : Desa sri katon RT 005 RW 003 Kecamatan Anak tuha Kabupaten Lampung tengah

 

C. Beberapa jenis sapi yang biasa digunakan untuk bakalan dalam usaha penggemukan sapi potong di Indonesia adalah : 

 

l. Sapi Ongole 

Cirinya berwarna putih dengan warna hitam di beberapa bagian tubuh, bergelambir dan berpunuk, dan daya adaptasinya baik. Jenis ini telah disilangkan dengan sapi Madura, keturunannya disebut Peranakan Ongole (PO) cirinya sama dengan sapi Ongole tetapi kemampuan produksinya lebih rendah.

 

ll. Sapi Bali 

Cirinya berwarna merah dengan warna putih pada kaki dari lutut ke bawah dan pada pantat, punggungnya bergaris warna hitam (garis belut). Keunggulan sapi ini dapat beradaptasi dengan baik pada lingkungan yang baru.

 

lll. Sapi Brahman 

Cirinya berwarna coklat hingga coklat tua, dengan warna putih pada bagian kepala. Daya pertumbuhannya cepat, sehingga menjadi primadona sapi potong di Indonesia.

 

lV. Sapi Madura 

Mempunyai ciri berpunuk, berwarna kuning hingga merah bata, terkadang terdapat warna putih pada moncong, ekor dan kaki bawah. Jenis sapi ini mempunyai daya pertambahan berat badan rendah.

 

V. Sapi Limousin 

Mempunyai ciri berwarna hitam bervariasi dengan warna merah bata dan putih, terdapat warna putih pada moncong kepalanya, tubuh berukuran besar dan mempunyai tingkat produksi yang baik

 

D. Visi dan Misi 

Visi dan misi rencana usaha penggemukan ternak sapi potong : 

Melalui pola kemitraan antara manajemen, investor, dan petani ternak diharapkan dapat terjalin kerjasama yang kuat sehingga tujuan untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama bagi para petani ternak dapat tercapai.

 

Memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Lampung tengah pada khususnya dan Indonesia pada umumnya seoptimal dan seefisien mungkin untuk mengembangkan usaha ternak penggemukan sapi potong.

Meningkatkan populasi dan produksi ternak dalam upaya pemenuhan kebutuhan produksi ternak khususnya di Lampung.

 

BAB ll

ANALISIS PASAR

 

A. Target Pasar

Potensi usaha ternak sapi cukup menyebar merata di seluruh wilayah Indonesia. Pasar yang paling potensial untuk daging sapi adalah kota-kota besar seperti Bandar lampung, Palembang, Jakarta, dan wilayah Bodetabek. Namun demikian jumlah produksi tersebut masih belum memenuhi permintaan untuk pasar lokal sekalipun. Sehingga dalam rencana usaha ternak penggemukan sapi potong ini ditargetkan untuk mengisi kebutuhan pasar lokal Lampung tengah.

 

B. Kebutuhan dan Proyeksi Pasar

Peluang peningkatan bisnis ternak sapi untuk pasar domestik sangat terbuka luas. Ternak sapi secara periodik memiliki permintaan yang tinggi yaitu menjelang Hari Raya Kurban. Selain itu ternak sapi juga dapat dikembangkan untuk pemenuhan kebutuhan konsumsi daging harian.

 

BAB lll

ANALISIS KEUANGAN

 

A. Asumsi Keuangan

l. Usaha dirancang untuk menghasilkan 40 ekor sapi periode penggemukan 6 bulan

Satu ekor sapi membutuhkan luas kandang individual 3m x 1.25m (biaya 1 m2 = Rp 150.000,00), 

biaya sewa lahan 1 tahun Rp. 6.000.000.00

 

ll. Dengan masa pakai 10 tahun maka biaya penyusutan per tahun = Rp 5700.000.00

atau per 6 bulan masa penggemukan = Rp. 2.850.000.00

Sapi digemukan selama 6 bulan. Berat awal bakalan sapi rata-rata 400 kg dengan harga per kg Rp. 42.000,00.

 

lll. Pertambahan berat badan harian yang diinginkan adalah 1.0 - 1.5 kg per hari, sehingga berat akhir sapi setelah masa penggemukan 6 bulan adalah 580 kg.

 

lV. Maka total pendapatan adalah 40 ekor x 580 kg x Rp. 42.000,00 = Rp. 974.400.000.00

Setiap sapi menghasilkan 8 kg kotoran, sehingga selama periode penggemukan

6 bulan seekor sapi menghasilkan 1440 kg kotoran dengan harga per kg Rp. 200.00

 

V. Total pendapatan dari hasil penjualan kotoran sapi 40 ekor x 1440 kg x Rp 200,00 = 11.520.000.00 

 

B. Rencana Investasi

Hasil analisis asumsi keuangan usaha ternak sapi potong volume 40 ekor periode produksi 6 bulan dapat dilihat dalam tabel di bawah ini

NO

URAIAN

SATUAN UNIT

VOLUME

HARGA / UNIT (Rp)

NILAI (Rp)

 

l. Sewa lahan dan pembuatan kandang 

Meter

340m2

150.000.00

51.000.000.00

6.000.000.00

57.000.000.00

 

ll. Pembelian Sapi Bakalan

Ekor

40

16.600.000.00

664.000.000.00

 

lll. Pakan Konsentrat

Kg

10.800

2.000

21.600.000

 

lV. Pakan Onggok (Ampas singkong)

Kg

73.000.00

3.00.00

21.600.000.00

 

V. Obat-Obatan 1 Paket

4.000.000

 

Vl. Pekerja

40

2000

14.400.000.00

 

Total

782.200.000.00

 

C. Proyeksi Laba Rugi / 6 bulan masa penggemukan

No.

INVESTASI

JUMLAH (Rp)

Biaya Tetap

 

l. Biaya sewa lahan dan pembuatan kandang

57.000.000.00

 

ll. Penyusutan Kandang

2.850.000,00

 

lll. Penyusutan Peralatan

400.000,00

 

D. Biaya Variabel /Produksi

 

l. Pembelian sapi bakalan

664.000.000,00

 

ll. Pakan konsentrat

21.600.000,00

 

lll. Pakan onggok (ampas singkong)

21.600.000.00

 

lV. Pekerja

14.000.000.00

 

E. Biaya lain-lain

 

l. Biaya listrik & Telpon

6.00.000,00

 

ll. Transportasi

1.000.000,00

 

lll. Obat-obatan

4.000.000.00

 

Total biaya produksi

787.050.000.00

 

F. Pendapatan

 

l. Penjualan sapi hasil penggemukan

974.400.000.00

 

ll. Penjualan kotoran sapi

11.520.000.00

 

Total Pendapatan

985.920.000.00

 

G. Proyeksi laba / rugi (keuntungan)

198.870.000.00

Sistem bagi hasil sebesar 60 : 40 dengan perbandingan 60% untuk peternak (plasma) dan 40% untuk pendana (inti).

 

H. Berdasarkan jumlah konsumsi penduduk provinsi lampung sangatlah besar untuk memenuhi kebutuhan tersebut Provinsi lampung masih mendatangkan pasokan sapi dari luar yang berarti peluang pasar yang masih sangat besar dan layak untuk dimanfaatkan.                         

 

BAB lV

ANALISI SWOT 

 

A. Untuk mendirikan suatu usaha penting untuk mengetahui aspek–aspek yangmempengaruhi usaha tersebut. Aspek-aspek tersebut adalah aspek strength (kekuatan), aspek weakness (kelemahan), aspek opportunities (peluang pasar), dan aspek threath(ancaman).

 

l. Aspek strength (kekuatan) usaha budidaya sapi secara garis besar tidak lah sulit-desa sri katon memeiliki sarana yang mendukung untuk mendirikan usaha tersebut, sarana akses transportasi, listrik, telekomunikasi sumber daya manusia,

akses keuangan perbankan kebijakan Pemerintah Daerah lampung tengah yang besar terhadap pengembangan budidaya sapi didaerahnya. Harga jualnya yang stabil daripada ternak lain dan cendrung terus meningkat.

 

ll. Aspek weaknes (kelemahan) Terbatasnya modal untuk mengembangkan peternakan sapi.

 

lll. Aspek opportunities (peluang) Cultur atau budaya masyarakat lampung yang terus berkembang mengolah daging menjadi beraneka makanan seperti rendang dalam pola makan kesehariannya, kurban dll. Untuk mencukupi permintaan pasar daging konsumsi masyarakat lampung sebagian besar masih di datangkan dari luar Provinsi lampung.

 

lV. Aspek threath (ancaman) Ancaman yang akan selalu ada pada usaha peternakan adalah serangan wabah penyakit dan harga pakan kosentrat yang kurang stabil.

 

BAB V

PENUTUP

 

Demikian proposal permohonan kerjasama usaha di bidang pengembangan

Usaha Peternakan sapi di desa Sri katon Kecamatan Anak tuha Kabupaten Lampung tengah ini kami buat, untuk sekiranya dapat di pertimbangkan dan di setujui.

Lampung, 16 Desember 2018

Yang berminat bisa hub 082279720816

Dan bisa langsung survey lokasi 

LAMPUNG

18-12-2018

Lihat Detail

Butuh dana

saya peternak sapi perah memButuh kan modal untuk mengembangkan usaha peternakan sapi perah..

Dana/modal yang d butuhkan kisaran 200 jt untuk pembelian sqpi perah baru..

Sistem bagi hasil 60/40 untuk penjualan anak sapi berbeda dengan hasil penjualan susu murni.

Pembagian hasil dari penjualan susu murni di hitung dari jumlah susu yang di hasilkan contoh : jika 1 ekor sapi menghasilkan 15 liter maka anda mendapatkan 3 ltr susu bersih tanpa ada hitungan lain.

 

Ket.uang investasi anda aman karna uang yang d belikan sapi menjadi milik anda ?sapi mutlak milik anda?

Simulasi hitungan pemasukan : jika 1 ekor anak sapi seharga 6jt maka hak anda 2jt

; dalam HitUngan susu murni jika 1 ekor sapi menghasilkan 15 liter hak anda 3liter bersih

Hitungan - 15 liter x 15 hari = 225 liter

225 ltr x Rp.4800= Rp.1.080.000?kotor?

Hak anda dari jumlah diatas: 3ltr x 15 hari =45 ltr 

Hitungan dalam jumlah : 45 x 4800 = Rp.216.000 (bersih)*pendadatan anda dalam 15hari dari 1 ekor sapi Rp.216.000*

 

Jika para pemodal yang berminat untuk menginvestasikan uang dalam bentuk peternakan Bisa hubungi saya WA 082216557807 / tlp 082115676922 rony yusuf

JAWA BARAT

31-05-2018

Lihat Detail

MENJUAL SAPI BALI / LOKAL 

UNTUK SEGALA KEBUTUHAN 

WHATSAPP 0811 415571

SULAWESI SELATAN

21-04-2018

Lihat Detail

Saya ada lahan 26 Ha diwilayah Kab. Garut dan Kab. Bdg, cocok untuk peternakan sapi potong, mencari mitra untuk usaha tersebut.

JAWA BARAT

29-12-2017

Lihat Detail

Jual beli sapi harga murah dari supplier di Agromaret


Jual beli sapi dengan harga sapi murah dan berkualitas langsung dari petani, transaksi terbaik untuk distributor, exportir, importir, supplier sapi di agromaret .

daging sapi seakan menjadi salah satu komoditas yang menjadi asupan makanan banyak masyarakat inginkan, selain memiliki rasa yang nikmat ketika di konsumsi, nilai gizi yang terdapat dari daging sapi membantu dalam memenuhi gizi untuk tubuh, meskipun memiliki harga sapi yang cukup mahal, para pembeli sapi tetap berminat untuk membeli sapi dari para supplier sapi, sehingga tubuh terjaga kesehatannya. dengan adanya kebutuhan yang besar dari masyarakat terkadang banyak daging sapi import untuk memenuhi kebutuhan tersbut, karena para peternak atau supplier sapi di indonesia masih belum bisa konsisten dalam memberikan pasokan yang cukup. dengan melihat permintaan yang ada tentunya menjadi peluang usaha yang menjanjikan untuk terus di budidayakannya.

 Sapi? Siapa yang tidak tau sapi? Hewan berbadan besar dan gagah ini pastinya sudah tidak asing lagi di telinga kalian kan? Hehe. Di negara kita tercinta ini mungkin sudah banyak peternakan sapi dari sabang sampai merauke, apalagi sapi potong lokal. Biasanya sapi digunakan sebagai hewan qurban sebagai temannya kambing kan yaa? hehe. Karena itulah peternakan sapi atau menjadi supplier sapi sangat menguntungkan karena banyaknya orang-orang yang ingin membeli sapi sebagai hewan qurban ataupun untuk dipelihara.

Sapi mempunyai harga sapi jual yang berbeda-beda setiap jenisnya, tapi yang pasti semua jenis sapi harga jualnya termasuk tinggi. Apalagi jika sapinya sehat sentosa hehe. Buat yang pengen buka usaha ternak jual beli sapi, pastinya kalian harus tau dulu bagaimana cara beternak sapi yang baik ya teman-teman hehe.

            Nah buat yang ingin tahu bagaimana cara ternak sapi potong lokal, bisa disimak di bawah ini cara-cara beternak sapi potong lokal.

  1. Pilih jenis sapi potong yang cocok sesuai wilayah Anda.

Anda harus memilih dulu jenis sapi potong lokal yang sesuai dengan lokasi anda tinggal. Karena tidak semua jenis sapi cocok dengan wilayah Anda. Ada juga beberapa faktor yang harus Anda perhatikan saat memilih jenis sapi nih, faktornya adalah jumlah populasi sapi, efisiensi penggunaan pakan sapi, pertambahan jumlah populasi setiap tahun, produksi karkas, dan penyebarannya.

  1. Lokasi atau tempat peternakan yang nyaman.

Pilihlah lapangan yang luas sesuai jumlah sapi yang akan Anda ternak, dan yang banyak rumput hijau. Kalau bisa lapangan peternakan Anda tanami juga rumput gajah karena rumput gajah bagus untuk sapi.

Jika Anda tidak memiliki lapangan yang luas, lahan yang hanya cukup untuk sapi Anda juga tidak masalah. Dan untuk tempat makan bisa di tempat lain tetapi jangan terlalu jauh dengan kandangnya yaa teman-teman. Oiya, pastikan peternakan sapi Anda jauh dari pemukiman yaa teman-teman, nanti kalau sapinya kabur, yang susah bisa satu kampung hehe

  1. Kandang Sapi

Untuk kandang sapi, kandang memiliki 2 jenis, yaitu bentuk tunggal dan ganda sesuai dengan jumlah sapi yang Anda miliki. Untuk kandang tunggal, kandangnya hanya dibuat satu baris saja. Sedangkan untuk kandang ganda, kandangnya dibuat dua baris berseberangan, terserah Anda mau sapinya saling berhadapan atau saling bertolakbelakang juga tidak apa-apa, asalkan sapi Anda tidak membuat kekacauan hehe.

Usahakan kandang tetap bersih dan kering supaya kandang tidak menjadi sarang penyakit untuk sapi. Menurut sebuah sumber yang saya ambil dari Mbah Gugel, ukuran kandang sapi untuk seekor sapi jantan yang dewasa  ±1,5 x 2 meter dan 2,5 x 2 meter, untuk seekor sapi betina yang dewasa ±1,8 x 2 meter, dan untuk seekor anak sapi ±1,5 x 1 meter.

  1. Pembibitan Sapi Potong

Dengan pembibitan, syarat sapi potong yang harus diperhatikan yaitu:

  1. Punya tanda telinga, artinya sudah terdaftar atau termasuk dalam silsilah
  2. Matanya terlihat cerah, bersih.
  3. Apabila kuku nya diraba, kukunya tidak akan terasa panas.
  4. Tidak ada yang mengganggu pernafasannya
  5. Kulit ataupun bulunya terlihat bersih
  6. Tidak ada tanda mencret disekitar ekor atau bokongnya
  7. Pusarnya bersih dan kering

 

  1. Perawatan dan pemeliharaan

Perawatan dan Pemeliharaan sapi merupakan hal yang tak kalah penting guna meningkatkan kualitas sapi tersebut, yang nantinya dapat meningkatkan harga jual sapi, untuk para pembeli sapi ataupun supplier sapi.Untuk perawatan dan pemeliharaannya, Anda harus:

  • Menyediakan pakan, minum, dan vitamin pertumbuhan.

Berikan sapi pakan yang bagus, dan cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi sapi agar sapi selalu sehat. Sapi memerlukan pakan sekitar 10% berat badannya.

  • Memberikan perlindungan pada sapi dari hujan, panas, dan pencurian

Selalu awasi peternakan sapi Anda agar tidak dicuri, masukkan sapi kedalam kandang apabila hari sedang hujan atau terlalu panas.

  • Perawatan preventif daan kuratif

Lebih baik mencegah daripada mengobati, jagalah kesehatan sapi Anda agar selalu sehat. Apabila terlanjur sakit maka segera obati sapi Anda

 selain itu, harga jual beli sapi di pengaruhi oleh berbagai macam faktor, dan temen-temen jangan kaget ketika sewaktu-waktu harganya melambung tinggi dari harga sapi awal, karena hal tersebut merupakan hal sudah biasa di indonesia.

Bagaimana? Tertarik beternak sapi? Hehe. Jika teman teman ingin membeli sapi dengan harga sapi terbaik, teman teman bisa mengunjungi situs jual sapi agromaret.com dan membeli sapi dari para supplier sapi dengan harga sapi terbaik

Lihat selengkapnya..
Bagikan:

sapi

sapi

Jual beli sapi dengan harga sapi murah dan berkualitas langsung dari petani, transaksi terbaik untuk distributor, exportir, importir, supplier sapi di agromaret .

daging sapi seakan menjadi salah satu komoditas yang menjadi asupan makanan banyak masyarakat inginkan, selain memiliki rasa yang nikmat ketika di konsumsi, nilai gizi yang terdapat dari daging sapi membantu dalam memenuhi gizi untuk tubuh, meskipun memiliki harga sapi yang cukup mahal, para pembeli sapi tetap berminat untuk membeli sapi dari para supplier sapi, sehingga tubuh terjaga kesehatannya. dengan adanya kebutuhan yang besar dari masyarakat terkadang banyak daging sapi import untuk memenuhi kebutuhan tersbut, karena para peternak atau supplier sapi di indonesia masih belum bisa konsisten dalam memberikan pasokan yang cukup. dengan melihat permintaan yang ada tentunya menjadi peluang usaha yang menjanjikan untuk terus di budidayakannya.

 Sapi? Siapa yang tidak tau sapi? Hewan berbadan besar dan gagah ini pastinya sudah tidak asing lagi di telinga kalian kan? Hehe. Di negara kita tercinta ini mungkin sudah banyak peternakan sapi dari sabang sampai merauke, apalagi sapi potong lokal. Biasanya sapi digunakan sebagai hewan qurban sebagai temannya kambing kan yaa? hehe. Karena itulah peternakan sapi atau menjadi supplier sapi sangat menguntungkan karena banyaknya orang-orang yang ingin membeli sapi sebagai hewan qurban ataupun untuk dipelihara.

Sapi mempunyai harga sapi jual yang berbeda-beda setiap jenisnya, tapi yang pasti semua jenis sapi harga jualnya termasuk tinggi. Apalagi jika sapinya sehat sentosa hehe. Buat yang pengen buka usaha ternak jual beli sapi, pastinya kalian harus tau dulu bagaimana cara beternak sapi yang baik ya teman-teman hehe.

            Nah buat yang ingin tahu bagaimana cara ternak sapi potong lokal, bisa disimak di bawah ini cara-cara beternak sapi potong lokal.

  1. Pilih jenis sapi potong yang cocok sesuai wilayah Anda.

Anda harus memilih dulu jenis sapi potong lokal yang sesuai dengan lokasi anda tinggal. Karena tidak semua jenis sapi cocok dengan wilayah Anda. Ada juga beberapa faktor yang harus Anda perhatikan saat memilih jenis sapi nih, faktornya adalah jumlah populasi sapi, efisiensi penggunaan pakan sapi, pertambahan jumlah populasi setiap tahun, produksi karkas, dan penyebarannya.

  1. Lokasi atau tempat peternakan yang nyaman.

Pilihlah lapangan yang luas sesuai jumlah sapi yang akan Anda ternak, dan yang banyak rumput hijau. Kalau bisa lapangan peternakan Anda tanami juga rumput gajah karena rumput gajah bagus untuk sapi.

Jika Anda tidak memiliki lapangan yang luas, lahan yang hanya cukup untuk sapi Anda juga tidak masalah. Dan untuk tempat makan bisa di tempat lain tetapi jangan terlalu jauh dengan kandangnya yaa teman-teman. Oiya, pastikan peternakan sapi Anda jauh dari pemukiman yaa teman-teman, nanti kalau sapinya kabur, yang susah bisa satu kampung hehe

  1. Kandang Sapi

Untuk kandang sapi, kandang memiliki 2 jenis, yaitu bentuk tunggal dan ganda sesuai dengan jumlah sapi yang Anda miliki. Untuk kandang tunggal, kandangnya hanya dibuat satu baris saja. Sedangkan untuk kandang ganda, kandangnya dibuat dua baris berseberangan, terserah Anda mau sapinya saling berhadapan atau saling bertolakbelakang juga tidak apa-apa, asalkan sapi Anda tidak membuat kekacauan hehe.

Usahakan kandang tetap bersih dan kering supaya kandang tidak menjadi sarang penyakit untuk sapi. Menurut sebuah sumber yang saya ambil dari Mbah Gugel, ukuran kandang sapi untuk seekor sapi jantan yang dewasa  ±1,5 x 2 meter dan 2,5 x 2 meter, untuk seekor sapi betina yang dewasa ±1,8 x 2 meter, dan untuk seekor anak sapi ±1,5 x 1 meter.

  1. Pembibitan Sapi Potong

Dengan pembibitan, syarat sapi potong yang harus diperhatikan yaitu:

  1. Punya tanda telinga, artinya sudah terdaftar atau termasuk dalam silsilah
  2. Matanya terlihat cerah, bersih.
  3. Apabila kuku nya diraba, kukunya tidak akan terasa panas.
  4. Tidak ada yang mengganggu pernafasannya
  5. Kulit ataupun bulunya terlihat bersih
  6. Tidak ada tanda mencret disekitar ekor atau bokongnya
  7. Pusarnya bersih dan kering

 

  1. Perawatan dan pemeliharaan

Perawatan dan Pemeliharaan sapi merupakan hal yang tak kalah penting guna meningkatkan kualitas sapi tersebut, yang nantinya dapat meningkatkan harga jual sapi, untuk para pembeli sapi ataupun supplier sapi.Untuk perawatan dan pemeliharaannya, Anda harus:

  • Menyediakan pakan, minum, dan vitamin pertumbuhan.

Berikan sapi pakan yang bagus, dan cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi sapi agar sapi selalu sehat. Sapi memerlukan pakan sekitar 10% berat badannya.

  • Memberikan perlindungan pada sapi dari hujan, panas, dan pencurian

Selalu awasi peternakan sapi Anda agar tidak dicuri, masukkan sapi kedalam kandang apabila hari sedang hujan atau terlalu panas.

  • Perawatan preventif daan kuratif

Lebih baik mencegah daripada mengobati, jagalah kesehatan sapi Anda agar selalu sehat. Apabila terlanjur sakit maka segera obati sapi Anda

 selain itu, harga jual beli sapi di pengaruhi oleh berbagai macam faktor, dan temen-temen jangan kaget ketika sewaktu-waktu harganya melambung tinggi dari harga sapi awal, karena hal tersebut merupakan hal sudah biasa di indonesia.

Bagaimana? Tertarik beternak sapi? Hehe. Jika teman teman ingin membeli sapi dengan harga sapi terbaik, teman teman bisa mengunjungi situs jual sapi agromaret.com dan membeli sapi dari para supplier sapi dengan harga sapi terbaik


Kembali ke halaman sebelumnya..

Menu utama

Penjualan

pertanian
peternakan
perikanan
lain-lain

Permintaan

pertanian
peternakan
perikanan
lain-lain

Kerjasama

pertanian
peternakan
perikanan
lain-lain

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Kategori Utama

Masuk Daftar
Home Kategori

Penjualan

Permintaan

Kerjasama

Pengguna

Semua Provinsi

ACEH

SUMATERA UTARA

SUMATERA BARAT

RIAU

JAMBI

SUMATERA SELATAN

BENGKULU

LAMPUNG

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

KEPULAUAN RIAU

DKI JAKARTA

JAWA BARAT

JAWA TENGAH

DI YOGYAKARTA

JAWA TIMUR

BANTEN

BALI

NUSA TENGGARA BARAT

NUSA TENGGARA TIMUR

KALIMANTAN BARAT

KALIMANTAN TENGAH

KALIMANTAN SELATAN

KALIMANTAN TIMUR

KALIMANTAN UTARA

SULAWESI UTARA

SULAWESI TENGAH

SULAWESI SELATAN

SULAWESI TENGGARA

GORONTALO

SULAWESI BARAT

MALUKU

MALUKU UTARA

PAPUA BARAT

PAPUA